Kredit Perbankan Sulut Tumbuh 12,24%

NERACA

Jakarta - Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara mencatat realisasi penyaluran kredit perbankan di daerah itu hingga Mei 2014 mencapai Rp23,96 triliun atau tumbuh 12,24% dibanding posisi Mei 2013.

"Penyaluran kredit bank umum masih didominasi kredit konsumtif," kata Kepala BI Perwakilan Sulawesi Utara, Luctor Tapiheru, seperti dikutip Antara di Manado, Sulawesi Utara, kemarin.

Penyaluran kredit perbankan di Sulut, katanya, secara tahunan mengalami pertumbuhan positif.

Pada Mei 2014, realisasi penyaluran kredit oleh perbankan Sulut mencapai Rp23,96 triliun atau naik 12,24% dibanding periode yang sama tahun 2013 yang mencapai Rp21,35 triliun.

Luctor mengatakan jenis pertumbuhan jenis kredit konsumsi mencapai 18,21% menjadi Rp14,49 triliun dibanding Mei 2013 sebesar Rp12,26 triliun.

"Sementara kredit modal kerja hanya tumbuh 4,87% dari tahun sebelumnya Rp6,44 triliun menjadi Rp6,75 triliun," jelasnya.

Sedangkan kredit investasi, katanya, tumbuh lebih kecil hanya 2,55% dari Rp2,64 triliun menjadi Rp2,71 triliun. Hal ini menandakan bahwa penyaluran kredit di Sulut masih didominasi oleh kredit konsumtif.

Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Alwi Pontoh mengatakan, pihaknya berharap perbankan dapat menyalurkan kredit lebih besar ke usaha kecil menengah yang lebih produktif.

"IKM merupakan penggerak perekonomian daerah karena tidak mudah diterpa krisis ekonomi sehingga perlu ditopang dengan pinjaman yang cukup untuk dalam pengembangan usaha," kata Alwi. [ant]

BERITA TERKAIT

Maret, Pertumbuhan Kredit Diprediksi Mencapai 8-9%

  NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) melihat kredit perbankan akan bertumbuh di kisaran 8-9 persen (tahun ke tahun/yoy)…

Panca Budi Idaman Bidik Pendapatan Tumbuh 11%

NERACA Jakarta - Tahun ini, emiten produsen plastik dan kimia, PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) membidik pertumbuhan pendapatan sebesar…

CELAH BISNIS AKAD PERBANKAN SYARIAH

Pemimpin Divisi Keuangan BNI Syariah Wahyu Avianto (kanan) bersama pakar Akad Perbankan Syariah Agustianto (tengah) memberi pemaparan dalam workshop jurnalis…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

AXA Mandiri – Kemenkes Berdayakan Masyarakat Difabel

      NERACA   Jakarta - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) bersama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia…

Kredit Pendidikan Perlu Pendampingan Usaha

    NERACA   Jakarta - Pakar Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Wuryadi mengharapkan pemerintah memberikan fasilitas pendampingan usaha bagi mahasiswa…

LPS Minta Bank Edukasi Nasabah - Tingkatkan Kepercayaan Terhadap Bank

      NERACA   Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau perbankan melakukan edukasi kepada nasabah terkait adanya fasilitas…