Mudik Kapal Laut Diminati Masyarakat

NERACA

Jakarta - Kementerian Perhubungan menyatakan angkutan gratis kapal laut sudah banyak dibanjir peminat sejak pendaftarannya dibuka lima hari lalu. Ini terbukti dari muatan dua kapal yang masing-masing berangkat pada 24 dan 26 Juli, sudah disesaki oleh 1.250 sepeda motor.

"Peminat mudik gratis dengan kapal laut pun sudah menunjukkan antusias tinggi dari masyarakat, " kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementrian Perhubungan JA Barata dalam keterangannya akhir pekan kemarin.

Hal serupa juga terjadi pada saat arus balik. Untuk pemulangan pada 2 Agustus dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, muatan kapal sudah mencapai 1.250 sepeda motor. Kemudian, kapal yang melayani arus balik pada 4 Agustus juga sudah memuat 961 sepeda motor atau 80 persen dari kuota."Bagi masyarakat yang berminat mengikuti angkutan gratis bisa memilih dengan angkutan lain seperti kapal ro-ro dengan tujuan akhir Tegal atau menggunakan kereta api untuk angkutan sepeda motornya saja," jelasnya.

Barata melanjutkan, untuk angkutan Kapal ro-ro jumlah pendaftar 51 unit terdiri dari tujuan Tegal 44 unit dan tujuan Cirebon sebanyak tujuh unit. Dengan begitu, kuota masih tersedia bagi 1.200 sepeda motor.Keberangkatan angkutan mudik tujuan Lampung, menurut Barata sebanyak 42 sepeda motor dan kuota masih tersedia sebanyak 900 sepeda motor.

"Sedangkan untuk angkutan kereta Api jumlah keseluruhan pendaftar di pendaftaran gelombang kedua 289 unit motor untuk tujuan beberapa seperti Jakarta-Cirebon, Jakarta-Kutuarjo, Jakarta-Lempuyangan, Jakarta-Semarang, Jakarta-Solo, dan Jakarta-Tegal," ungkapnya.

Menurut Barata, berdasarkan laporan pendaftaran angkutan sepeda motor dengan kereta api pada gelombang pertama yakni di Mei 2014, untuk mudik sudah terdata 1.481 sepeda motor dan untuk arus balik sebanyak 1.313. Total kuota angkutan yang masih tersedia baik mudik maupun arus balik dengan kereta api sebanyak 2.000 sepeda motor.

Angkutan mudik dengan truk, lanjut Barata, hingga hari kelima pendaftaran sudah tercatat 1.187 sepeda motor yang berminat, sehingga kuota yang masih tersedia sebanyak 1.000 sepeda motor hingga periode daftar berakhir. "Hingga saat ini tujuan yang dipilih masyarakat untuk tujuan Tasikmalaya, Kebumen, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Wonogiri, Wonosobo, dan Magelang. Sedangakn untuk arus balik Solo-Jakarta sudah terisi 100 sepeda motor,"paparnya.

Menurutnya mudik gratis menggunakan kapal laut ini sebagai langkah antisipasi pengurangan jumlah kepadatan lalu lintas jalan dari pengguna sepeda motor sepanjang jalur mudik pantai utara (pantura) dan selatan, “Keberangkatan dari pelabuhan Tanjung Priok menuju pelabuhan Tanjung Mas, Semarang,” jelasnya.

Menurut Barata, bagi masyarakat yang akan mudik gratis dengan kapal laut, ,maka akan memeroleh tiga tiket pergi-pulang, yakni untuk suami, istri, dan anak dibawah 12 tahun per sepeda motornya, atau untuk dua dewasa dan satu anak.

“Mudik dengan kapal laut, selain sepeda motornya, pemiliknya juga bisa turut serta. Mereka juga akan difasilitasi tempat tidur selama di atas kapal untuk dua orang per sepeda motor dan gratis dua kali makan dalam satu trip perjalanan,” ucapnya.

Sedangkan ketentuan yang harus dilengkapi, menurut Barata diantaranya, masyarakat harus membawa motor atas nama sendiri yang sah, foto kopi STNK, SIM, KTP, dan foto KK bila sudah memiliki anak sebagai tanda keabsahannya. [agus]

BERITA TERKAIT

MA-Kemlu Perkuat Kerja Sama Layani Masyarakat

MA-Kemlu Perkuat Kerja Sama Layani Masyarakat NERACA Jakarta - Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) akan melakukan pembaharuan…

Fatayat NU Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Maraknya Aksi Penyerangan Pesantren

Jakarta, Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU) meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan maraknya teror terhadap ulama…

Karyawan Telkomsel Bangun Jembatan Berdaya - Permudah Akses Masyarakat di Pelosok Garut

Sebagai wujud kepedulian bagi masyarakat sekitar tempat beroperasi, Telkomsel bersinergi bersamaan salah satu komunitas keagamaan karyawan, Majelis Taklim Telkomsel (MTT)…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

BI : Siklus Krisis Ekonomi 10 Tahunan Tak Relevan

      NERACA   Jakarta - Pernyataan bahwa siklus krisis ekonomi di Indonesia akan terjadi setiap 10 tahun sekali…

Jepang Tertarik Bangun MRT Di Jakarta

      NERACA   Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang…

Empat Provinsi Siaga Karhutla

      NERACA   Jakarta - Sebanyak empat provinsi, yaitu Sumatra Selatan (Sumsel), Riau, Kalimantan Barat (Kalbar), dan Kalimantan…