BCA Fokus Kembangkan Bisnis Dalam Negeri

NERACA

Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk mengaku akan fokus mengembangkan bisnis di dalam negeri karena potensi yang lebih besar dibanding ekspansi usaha keluar negeri. "Potensi pengembangan usaha di dalam negeri masih besar," kata Direktur Utama BCA, Jahja Setiaatmadja, di Jakarta, pekan lalu.

Dia menyebutkan saat ini pihaknya baru mampu mengembangkan kantor cabang sebanyak sekitar 50 unit per tahun padahal kebutuhannya mencapai sekitar 100 unit per tahun. Menurut dia, pembukaan kantor cabang itu tidak hanya mencakup fisik berupa kantor saja tetapi juga penyediaan sumberdaya manusia (SDM).

"Jadi potensinya masih cukup besar, sementara jika ekspansi keluar negeri bidang usaha yang dapat digarap terbatas antara lain meliputi bisnis remitansi atau pengiriman uang dan letter of credit (LC)," kata Jahja, menanggapi implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

Menurut dia, upaya konsolidasi perbankan nasional memang perlu terus dilakukan sehingga Indonesia memiliki bank yang dapat bersaing dengan bank-bank lain di kawasan ASEAN. "Namun perbankan nasional tetap perlu terus mengembangkan bisnis di dalam negeri sehingga tidak kalah bersaing dengan bank asing yang beroperasi di Indonesia," katanya.

Sementara itu mengenai kemungkinan adanya penarikan dana yang signifikan menjelang Pemilu Presiden 2014, Direktur BCA Subur Tan menambahkan, hingga saat ini, tidak ada penarikan dana besar-besaran menjelang 9 Juli 2014. "Ada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mengawasi transaksi keuangan mencurigakan," terangnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Kementan Kembali Sampaikan Komitmen Kembangkan Lada

NERACA Jakarta – Kementerian Pertanian menobatkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan sebagai presiden lada putih, karena dinilai sebagai…

Hexindo Menaruh Asa Geliat Bisnis Tambang - Pacu Pertumbuhan Penjualan

NERACA Jakarta – Kembali menggeliatnya bisnis pertambangan seiring dengan pulihnya harga komoditas dunia di pasar, memberikan angin segar bagi PT…

Utang Luar Negeri Naik 8,7%

  NERACA   Jakarta – Bank Indonesia mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada kuartal pertama tahun ini mencapai US$387,5…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Penyaluran KUR Hingga April Capai 38%

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)…

Rupiah Bakal Tembus Rp15.000 Per Dolar?

      NERACA   Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar cenderung fluktuatif. Namun posisi rupiah masih rawan lantaran…

BI Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan "7-Day Reverse Repo Rate" sebesar 25 basis…