Fluktuasi Pilitik Pengaruhi Rupiah

NERACA

Jakarta - Chief Economist Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan menuturkan, fluktuasi politik mempengaruhi lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terjadi selama dua minggu terakhir. "Rupiah tertekan dua minggu terakhir ini ada beberapa alasan, salah satunya ketidak pastian politik. Sebab dikhawatirkan, siapapun yang menang itu menangnya tipis," katanya di Jakarta, pekan lalu.

Fauzi mengatakan, apabila kemenangan capres yang baru terpaut tipis, otomatis untuk melakukan reformasi ekonomi akan sulit, maka rupiah akan tetap tertekan di level Rp12 ribu per dolar AS. Dia juga menambahkan, rupiah diperkirakan akan kembali menguat ke arah Rp11.500-Rp11.600 pasca-pemilihan presiden dan pembentukan kabinet baru pada Oktober 2014 mendatang.

"Kenapa, pertama kami melihat defisit neraca berjalan Indonesia akan lebih kecil di semester kedua tahun ini dengan tetap tingginya suku bunga Bank Indonesia," kata dia. Kedua, lanjut Fauzi, dengan berkurangnya ketidak pastian politik, otomatis aliran modal asing akan kembali ke Indonesia dan hal ini membuat rupiah menguat kembali ke Rp11.600 per dolar AS di akhir 2014.

"Apalagi jika pemerintah yang baru nanti membentuk tim ekonomi yang 'market friendly'," terang Fauzi. Dia menambahkan, lemahnya nilai tukar rupiah juga dipengaruhi oleh repatriasi deviden, yakni perusahaan swasta yang dimiliki investor asing mulai mengirimkan deviden ke negara asal investor pada Juni dan pembayaran utang luar negeri yang dilakukan di akhir triwulan atau semester. [ardi]

BERITA TERKAIT

3 Faktor Bikin Rupiah “Perkasa”

      NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS…

Harga Mobil CBU Honda Terpapar Pelemahan Kurs Rupiah

PT Honda Prospect Motor (HPM) menyatakan penguatan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang terjadi belakangan  ini berimbas pada naiknya…

1001 Cara Menjaga Rupiah

Riset terbaru dari Nomura Holdings Inc menyatakan Indonesia merupakan salah satu dari delapan negara berkembang yang mempunyai risiko kecil atas…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Mandiri Inhealth Tingkatkan Kualitas Layanan - HUT Ke 10

    NERACA   Bogor - Menyambut Hari jadinya yang ke 10 pada 6 Oktober mendatang PT Asuransi Jiwa Inhealth…

BNI Dukung Perhelatan Asian Para Games 2018

  NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali berpartisipasi sebagai Official Prestige Digital Banking Partner…

Industri Asuransi Jiwa Optimistis Pertumbuhan Unit Link

  NERACA   Denpasar - Perusahaan asuransi jiwa Prudential Indonesia optimistis pertumbuhan produk asuransi jiwa yang menggabungkan investasi atau "unit…