Sambut Lebaran, Citilink Tambah Penerbangan

Jasa Angkutan Udara

Senin, 07/07/2014

NERACA

Jakarta – Menyambut lonjakan penumpang angkutan udara pada lebaran tahun ini, Citilink Indonesia, salah satu maskapai penerbangan murah, berencana menambah frekuensi penerbangan pada sejumlah rute. Hal tersebut disampaikan President & CEO Citilink Indonesia, Arif Wibowo, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut dia, penambahan penerbangan itu akan diterapkan baik pada rute dari Bandar Udara Soekarno Hatta, Halim Perdanakusuma, maupun Juanda Surabaya. Lebih tepatnya, Citilink telah menyiapkan penerbangan tambahan pada sejumlah rute, seperti Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Padang dan Surabaya-Banjarmasin, selama periode 20 Juli hingga 3 Agustus 2014.

Di samping itu, tambahan penerbangan dari Jakarta menuju Medan dan Denpasar juga ditingkatkan, dengan pertimbangan bahwa rute-rute tersebut merupakan rute yang padat pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran. Totalnya, menurut dia, penambahan tempat duduk (seat) sekitar 80 ribu, mulai dari H-10 hingga H+10 Lebaran. “Jadi, setiap hari diperkirakan ada tambahan 4.000 tempat duduk," ujar Arif.

Sementara dalam rilis yang diunduh dari situs maskapai tersebut, sebelumnya, Citilink mengumumkan telah mendatangkan pesawat ke-25 guna melengkapi armada Airbus A320 yang sebelumnya telah melayani 152 frekuensi penerbangan setiap hari ke 24 kota, sekaligus unutk memperkuat posisi pasar domestik yang diterbanginya.

“Dengan armada yang kini berjumlah 25 pesawat, kini Citilink semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu maskapai penerbangan domestik yang semakin dipercaya masyarakat,” kata Arif Wibowo dalam keterangan resmi tersebut.

Menurut Arif, kedatangan pesawat dengan jenis sayap “sharklet” ini sejalan dengan strategi bisnis Citilink di segmen LCC yang efisien namun dapat mendorong percepatan pertumbuhan perusahaan dalam menjawab tuntutan pasar domestik.

“Penambahan jumlah armada Citilink ke depannya akan terus sejalan dengan penambahan frekuensi dan rute-rute baru, termasuk target untuk merambah beberapa destinasi regional,” kata Arif yang juga Ketua INACA (Asosiasi Penerbangan Nasional).

Sebelumnya Arif Wibowo bersama anggota direksi lainnya menyambut kedatangan pesawat terbaru Citilink itu di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, yang mendarat pada Sabtu dini hari, pukul 00.05 WIB, setelah menempuh penerbangan selama 28 jam dengan transit di Uni Emirat Arab dan Srilanka.

Waktu penerbangan sendiri dari markas Airbus di Toulouse, Prancis, hingga mendarat di Bandara Soekarno-Hatta memakan waktu 18 jam. Pesawat dengan nomor PK-GLZ itu merupakan pesawat gelombang pertama dari delapan pesawat bersayap sharklet yang akan didatangkan Citilink secara bertahap hingga akhir tahun 2014. Hingga akhir 2014 Citilink akan memiliki 32 pesawat berjenis Airbus A320.

Pesawat Airbus A320 bersayap sharklet dirancang pabrikannya untuk lebih “green” karena ramah lingkungan dengan tingkat kebisingan yang sangat rendah (sampai 15 desibel dibawah stage 4 standar Organisasi Penerbangan Sipil Internasional – ICAO). Selain itu, kombinasi mesin baru dan sayap sharklet mampu menghemat bahan bakar hingga 15 persen dari konsumsi umumnya pesawat.

Pertumbuhan Jumlah penumpang Citilink terlihat meningkat signifikan sejak tahun 2012, dengan mengangkut sebanyak 2,8 juta penumpang yang kemudian menjadi 5,4 juta penumpang pada 2013, dan ditargetkan mencapai 8,2 juta penumpang pada akhir 2014.

Citilink adalah anak perusahaan dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang menyediakan jasa penerbangan berbiaya murah (LCC). Citilink melayani penerbangan dengan sistem dari kota ke kota menggunakan model usaha pesawat berbiaya murah. Berbasis di Jakarta dan Surabaya, hingga Juni 2014 Citilink telah melayani 152 frekuensi penerbangan harian dari Jakarta (Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma), Surabaya dan Batam ke sejumlah kota besar di Indonesia seperti Banjarmasin, Denpasar, Balikpapan, Yogyakarta, Medan, Palembang, Padang, Ujung Pandang, Pekanbaru, Lombok, Bengkulu, Jambi, Semarang, Malang, Kupang, Pangkal Pinang, Tanjung Pandan, dan Bandung.