BEI Cabut Suspensi Sekawan Intiprama

Setelah sehari pergerakan harga saham PT Sekawan Intiprama Tbk (SIAP) dihentikan sementara atau suspensi, akhirnya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Sekawan Intiprama Tbk Jum’at akhir pekan kemarin. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dijelaskan, dengan dicabutnya suspensi saham PT Sekawan Intiprama Tbk, maka saham perseroan langsung diperdagangkan. Alhasil, harga saham perseroan dibuka langsung naik ke Rp185 per saham. Harga saham SIAP naik 6 poin dibanding penutupan sebelumnya Rp179 per saham. Sementara pada pukul 11.00 WIB, harga saham perseroan menguat lagi ke level Rp241. Frekuensi transaksi sebanyak 23 kali, volume perdagangan sebanyak 53 ribu lembar saham dengan nilai Rp13 juta.

Disebutkan, suspensi tersebut dibuka setelah perseroan melakukan paparan publik terkait rencana penawaran umum terbatas (PUT) dan memberikan penjelasan terhadap hasil paparan publik insidentil.

Pembukaan suspensi tersebut dilakukan di seluruh pasar mulai sesi I perdagangan efek hari ini. Kendati demikian, BEI tetap meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan SIAP.

Sekedar informasi, BEI sebelumnya melakukan suspensi saham SIAP pada 7 Maret 2014 karena meningkatnya harga sahamnya secara signifikan mencapai 26,06%. Harga saham SIAP melonjak menjadi Rp179 pada 6 Maret 2014 dari Rp142 per saham pada 26 Februari 2014. (bani)

BERITA TERKAIT

E-Bookbuilding Rampung Tengah Tahun - Peran BEI Masih Menunggu Arahan OJK

NERACA Jakarta – Mendorong percepatan modernisasi pelayanan pasar modal di era digital saat ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama…

Kejar Pertumbuhan Target Emiten - BEI Bidik Debitur Bank Besar Untuk IPO

NERACA Jakarta – Dikejar target emiten tahun ini oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebanyak 100 emiten, mendorong PT Bursa Efek…

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…