Kebijakan Ekonomi Ketat Kembalikan Stabilitas

NERACA

Jakarta - Bank Dunia mengajak berbagai pihak untuk menerapkan kebijakan ekonomi yang lebih ketat untuk mengembalikan kestabilan tingkat perekonomian guna menghadapi beragam dampak kerentanan yang dapat muncul akibat krisis.

"Bank Dunia mengajak untuk kebijakan moneter dan fiskal yang lebih ketat serta memperkuat pengawasan terhadap sistem perbankan," kata Senior Economist Bank Dunia, Taehyun Lee, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (3/7).

Menurut dia, sejumlah indikasi terbaru merefleksikan kebutuhan penyesuaian yang tidak terhindarkan dari sisi perekonomian untuk mengembalikan keseimbangan ekonomi negara-negara baik secara domestik maupun secara internal.

Lee berpendapat, stimulus ekonomi yang memiliki tingkat ketergantungan terhadap pelonggaran kebijakan moneter (quantitative easing) dan pengeluaran anggaran yang besar tidak akan terlalu efektif.

Selain itu, beragam hal tersebut juga dinilai akan menambah tekanan kepada inflasi dan keseimbangan nilai tukar mata uang. "Tugas kunci kebijakan ekonomi saat ini adalah melindungi perekonomian dari mencapai situasi yang lebih rapuh," tukasnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Pemerintah Perlu Awasi Ketat Aplikasi Digital Perhotelan

Pemerintah Perlu Awasi Ketat Aplikasi Digital Perhotelan NERACA Jakarta - Pemerintah perlu mengawasi lebih ketat aplikasi dan platform digital untuk…

Pertumbuhan Ekonomi Belum Merata - Oleh ; Edy Mulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Beberapa waktu lalu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis ekonomi kwartal III 2018 tumbuh 5,17%. Data itu juga menyebutkan kontribusi terbesar…

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Siapkan Rekening Simpanan untuk Devisa Ekspor

    NERACA Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyiapkan rekening simpanan khusus untuk memudahkan pengelolaan devisa hasil ekspor menyusul kebijakan memperkuat…

Perbankan Syariah Lebih Suka Akad Mudharabah

    NERACA Jakarta - Praktisi perbankan syariah dari PT Sarana Multigriya Finansial Eko Ratrianto mengatakan perbankan syariah lebih menyukai…

OJK : Kepercayaan Terhadap Pasar Keuangan Meningkat

    NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan ada indikasi bahwa kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia pada…