Saham Sitara Propertindo Masuk Efek Syariah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan saham PT Sitara Propertindo sebagai efek syariah. Dengan demikian, efek PT Siatara Propertindo masuk ke dalam Daftar Efek Syariah (DES). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (3/7).

Dijelaskan, keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil penelahaan OJK terhadap pemenuhan kriteris efek syariah atas pernyataan pendaftaran yang disampaikan perseroan. Sumber data yang digunakan untuk penelahaan dari dokumen pernyataan pendaftaran dan data pendukung lain, berupa data tertulis dari emiten maupun pihak lain yang dapat dipercaya.

OJK secara periodik akan melakukan tinjauan kembali atas DES berdasarkan laporan keuangan tengah tahunan dan tahunan dari emiten tersebut. Tinjauan kembali atas DES juga dilakukan jika pernyataan pendaftaran emiten telah efektif dan memenuhi kriteria efek syariah.

Selain itu, jika ada aksi korporasi, informasi atau fakta dari emiten yang dapat menyebabkan terpenuhi atau tidaknya kriteria efek syariah. Sementara PT Sitara Propertindo akan melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) dengan melepas 4 miliar lembar saham pada harga Rp106 dan nilai nominal saham Rp100, sehingga total dana hasil IPO sekitar Rp424 miliar.

Masa penawaran dilakukan pada 2-4 Juli, penjatahan pada 8 Juli, distribusi saham dan pengembalian uang pemesanan pada 10 Juli dan listing di BEI pada 11 Juli 2014. Adapun penjamin pelaksana emisi efek Sitara Propertindo adalah PT Sinarmas Sekuritas. (bani)

BERITA TERKAIT

BRI Syariah dan Paytren Lanjutkan Kerjasama

      NERACA   Jakarta - Anak perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI), BRI Syariah dan Paytren lanjutkan kolaborasi terkait…

Trans Power Bagi Dividen Rp 26,6 Per Saham

NERACA Jakarta – Sukses mencetak pencapaian kinerja keuangan yang apik sepanjang tahun lalu, mendorong PT Trans Power Marine Tbk (TPMA)…

Danai Belanja Modal - Bima Sakti Lepas 625 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Di saat bisnis properti masih tertekan, rupanya belum menyurutkan rencana PT Bima Sakti Pertiwi untuk go public.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Wintermar Raih Kontrak US$ 75,8 Juta

Perusahaan pelayaran PT Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) mengantongi kontrak berjalan senilai US$75,8 juta atau sekitar Rp 1,09 triliun dengan…

Bayar Utang Eksisting - TBIG Bakal Rilis Global Bond US$850 Juta

  NERACA Jakarta –Danai pelunasan utang yang jatuh tempo, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar…

Kalbe Farma Tebar Dividen Rp 1,22 Triliun

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,22 triliun atau Rp26 per saham untuk tahun…