Asuransi Pertanian Belum Bisa Terwujud

NERACA

Jakarta - Menteri Keuangan, Muhammad Chatib Basri mengatakan, Pemerintah belum bisa memastikan asuransi pertanian bisa diimplementasikan tahun depan secara nasional.

Namun, sesuai dengan amanah Undang-Undang Perlindungan dan Pembiayaan Petani No 19 Tahun 2013 Pasal 37 dan 39, Pemerintah akan mengimplementasikan kebijakan tersebut. Kajian mengenai hal itu, kata Chatib, saat ini masih dilakukan Pemerintah dengan otoritas terkait.

"Setelah persiapan dari sisi administrasi, dana, peraturan pendukung, dan sebagainya siap, pemerintah akan melaksanakan asuransi pertanian secara nasional," ungkap Chatib di Jakarta, Rabu (2/7).

Dia memaparkan, dalam kerangka awal kebijakan, nantinya asuransi pertanian akan mencakup kegiatan pertanian antara lain, bencana alam, serangan organisme pengganggu tumbuhan, wabah penyakit hewan menular, dampak iklim, dan atau jenis risiko lain yang diatur dengan peraturan menteri. [ardi]

BERITA TERKAIT

2019, Dana Bergulir Pola Syariah Bisa Langsung Diakses UMKM

2019, Dana Bergulir Pola Syariah Bisa Langsung Diakses UMKM NERACA Jakarta - Skim pembiayaan syariah dana bergulir segera bisa diakses…

Dirut AISA Berikan Somasi Direksi Lama - Belum Serahkan Dokumen Perseroan

NERACA Jakarta – Meskipun PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mengakui jajaran direksi baru PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk…

Generasi Milenial Potensial Pasar Asuransi

    NERACA   Jakarta - Perusahaan asuransi dan manajemen aset AXA Indonesia (AXA Group) menyatakan generasi milenial (penduduk Indonesia…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 6%

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuannya pada November 2018 menjadi enam persen,…

Perbankan Diminta Perbaiki Tata Kelola

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap industri perbankan terus memperbaiki tata kelola perusahaan yang…

Bhineka Life dan OJK Gelar Literasi Keuangan untuk Guru

    NERACA   Bandung - PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional…