Pefindo Beri Peringkat AAA Obligasi CIMB Niaga

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAAA untuk PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dengan prospek stabil. Obligasi perseroan yang masih beredar, yakni Obligasi I/2011 senilai Rp1,5 triliun dan Obligasi I/2012 dengan skema penawaran umum berkelanjutan (PUB) senilai Rp8 triliun juga mendapat peringkat serupa. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata analis Pefindo Gary Hanniffy mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari pemegang saham pengendali, CIMB Group Holding Bhd,”Selain itu, juga didukung posisi bisnis yang sangat kuat serta profil likuiditas dan fleksibilitas keuangan yang kuat,”ujarnya.

Kendati demikian, menurut dia, peringkat Bank CIMB Niaga dibatasi tekanan aset dan profitabilitas karena tantangan kondisi makroekonomi. CIMB Niaga pada kuartal I tahun ini berhasil membukukan laba bersih konsolidasi belum diaudit sebesar Rp1,10 triliun. Angka ini meningkat 4,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,05 triliun.

Kenaikan laba bersih didukung peningkatan pendapatan bunga bersih menjadi Rp2,53 triliun dan peningkatan pendapatan non-bunga menjadi Rp855 miliar, yang masing-masing tumbuh 3,9% dan 2,2% dari pencapaian pada periode yang sama tahun lalu. (bani)

BERITA TERKAIT

Manulife Sebut Pasar Obligasi Masih Positif

  NERACA   Jakarta - PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) memandang beberapa faktor positif dari domestik masih akan terus…

XL Beri Akses Alternatif Jaringan Internet - Dukung Sistem Komunikasi Kabel Laut

NERACA Jakarta - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terlibat penuh dalam pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Australia-Indonesia-Singapore yang…

Saat Obligasi Pemerintah Mengancam Industri Perbankan

  Oleh: Djony Edward Langgam pengaturan bunga di industri keuangan belakangan sedikit tercoreng, terutama dengan gencarnya penerbitan Surat Utang Negara…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…