Telkomsel Bakal Rilis Teknologi NFC - Tingkatkan Layanan E-Commerce

NERACA

Jakarta-Seiring berkembang pesatnya transaksi e-commerce saat ini, menjadi tuntutanbagi operator seluler untuk menghadirkan inovasi produk untuk memudahkan konsumen dalam bertransaksi. Menjawab kemajuan teknologi dan potensi pasar e-commerce yang menjanjikan. PT Telkom Tbk, melalui anak usahanya PT Telkomsel bakal meluncurkan teknologi Near Field Communication (NFC) pada kuartal empat tahun ini.

Vice President Payment and Banking Telkomsel R.Andi K. Utomo mengatakan, perseroan siap mengimplementasikan teknologi NFC ke mobile money (TCash). Dimana teknologi NFC di perangkat mobile sebetulnya sudah lama ada. Namun di Indonesia implementasi NFC untuk mobile money belum ada, NFC baru ada di card money seperti Flazz, Brizzi, dan lain-lain.

Andi mengklaim, Telkomsel bakal menjadi operator pertama di Indonesia yang memboyong NFC ke perangkat mobile,”Saat ini kami siapkan strategi, development backbone dan infrastruktur. Sehingga pada akhir September atau awal Oktober bisa launching,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Sejatinya, teknologi NFC telah ada di beberapa tipe perangkat bergerak (smartphone) berbasis Android dan Blackberry. Namun, Telkomsel perlu mencari mitra agar bisa menyatukan Tcash ke dalam perangkat bergerak itu dan siapkan servernya. Sampai saat ini, dia mengklaim sudah ada 2,5 juta pelanggan Telkomsel yang memakai perangkat berteknologi NFC. "Tahap awal kami akan menggarap yang 2,5 juta dulu untuk pakai TCash," kata Andi.

Dirinya menuturkan, dalam peluncuran NFC TCash nanti Telkomsel bakal bekerja sama dengan salah satu bank swasta dan ritel. Selain itu, perseroan juga menargetkan jumlah pelanggan yang menggunakan layanan T-Cash (Telkomsel Cash) pada akhir tahun 2014 mencapai sekitar 30 juta, atau melonjak dari saat ini sekitar 15 juta pelanggan."Target lonjakan pengguna T-Cash sejalan dengan upaya pengembangan fitur layanan dan memperbanyak mitra, serta sosialisasi penggunaan uang elektronik (e-money),”ungkapnya.

T-Cash merupakan layanan yang memungkinkan pelanggan melakukan transaksi menggunakan ponsel berupa pembelian barang melalui toko, situs internet, pembayaran tagihan, serta pembelian dan pengiriman pulsa yang kapan dan di mana saja hanya dengan ponsel.

Disebutkan, sejak diluncurkan pada bulan Januari 2007 jumlah pengguna layanan T-Cash masih relatif kecil sekitar 15 juta pelanggan, atau hanya sekitar 10% dari total pelanggan Telkomsel yang saat ini mencapai sekitar 135 juta nomor. Perseroan mengakui, pengembangan T-Cash sangat penuh tantangan karena pertumbuhannya tidak seperti yang dibayangkan atau diharapkan pada saat diluncurkan."Butuh waktu untuk mengubah kebiasaan masyarakat dari yang biasa menggunakan uang tunai, beralih ke sistem pembayaran dengan kartu, terus kemudian diarahkan bertransaksi secara mobile (bergerak) melalui ponsel," ujarnya.

Teranyar, perseroan menjalin kerjasama dengan asuransi Cigna dalam memberikan perlindungan asuransi kecelakaan kepada lebih dari 135 juta pelanggan Telkomsel selama Ramadhan hingga lebaran dengan menggunakan aktifitasi T-Cash. (bani)

BERITA TERKAIT

BMW Rilis Seri 8 Coupe Dalam Bentuk Dua Versi

BMW Indonesia meluncurkan mobil sport Seri 8 Coupe terbaru dalam bentuk dua versi yang dijual dengan harga Rp3,4 miliar untuk…

Kemenkes Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan di Jalur Mudik

    NERACA   Jakarta - Kementerian Kesehatan menyiapkan 6.047 fasilitas layanan kesehatan di sepanjang jalur mudik 2019 untuk memastikan…

Tingkatkan Kapasitas Produksi - Impack Anggarkan Capex Rp 188 Miliar

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) tahun ini menyiapkan belanja modal sebesar Rp 188…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bisnis Properti Penuh Tantangan - Penjualan Residensial MDLN Tumbuh 130,49%

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Modernland Realty Tbk (MDLN) berhasil melewati tahun 2018 sebagai tahun yang penuh tantangan dengan…

Gandeng Kerjasama dClinic - RS Batam Layani Kesehatan Blockchain

NERACA Jakarta – Bisnis industri kesehatan dan kecantikan di Indonesia masih memiliki potensi pasar yang besar. Menjawab kebutuhan pasar kesehatan…

Investor di Sumut Bertambah 1.513 Orang

Pertumbuhan investor pasar modal di kalangan milenial terus berkembang pesat. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sejak Januari - April…