XL Sabet Frost and Sullivan Award

Sebagai perusahaan operator seluler terbesar kedua di Indonesia, PT XL Axiata Tbk (EXCL) kembali menunjukkan prestasinya di Asia. Kali ini, perseroan meraih penghargaan di ajang Frost & Sullivan 2014 Asia Pacific ICT Award yang digelar di Singapura pada 26 Juni 2014. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, XL memenangkan penghargaan The Most Innovative Telecom Service Provider of the Year, setelah sebelumnya tahun lalu XL juga meraih penghargaan sebagai Telecom Service Provider of the Year.Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi mengatakan, penghargaan ini sangat membanggakan bagi XL di tengah usaha perseroan untuk terus bekerja keras menghadapi tantangan kondisi telekomunikasi Indonesia yang pernuh persaingan ketat, khususnya di layanan data,”Penghargaan ini akan semakin memacu semnagat kami untuk memberikan layanan terbaik dan lebih inovatif bagi pelanggan dan Indonesia,”ujarnya.

Frost & Sullivan Indonesia Excellence Awards 2014 merupakan ajang penghargaan bergengsi tahunan yang diselenggarakan oleh Frost & Sullivan, salah satu konsultan terkemuka di dunia asal Amerika Serikat. Penghargaan dari Frost &Sullivan ini bertujuan untuk mengukur kinerja dan prestasi yang memuaskan dari segi pengembangan strategi produk, inovasi teknologi, pelayanan pelanggan serta kepemimpinan dalam menjalankan usahanya dengan perbandingan pemain pasar di sektor usaha yang serupa. Penilaian dilakukan dilakukan melalui wawancara, riset dan analisis mengenai perusahaan. (bani)

BERITA TERKAIT

Modernland Raih Human Capital Award 2019

Kuartal kedua tahun ini, PT Modernland Realty Tbk (MDLN) kembali menuai prestasi. Kali ini perusahaan properti ini meraih penghargaan Indonesia…

BANK DKI RAIH DIGITAL BRAND AWARD 2019

Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto (kiri) didampingi Pemimpin Grup Dana Ritel & Layanan Digital, Diki Jatnika berfoto usai…

Belt and Road Initiative (BRI) antara Jebakan atau Berkah

Oleh: Pril Huseno Akhirnya proyek kerjasama Indonesia – China dalam rangka memuluskan skema Prakarsa Sabuk dan Jalan (Belt and Road…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…