8 PTS Bangun Kerjasama Bidang Arsitektur

NERACA

Selain menjadi world class university, Perguruan Tinggi di Indonesia juga memiliki visi untuk menjadi kampus yang hijau. Dalam arsitektur hijau dan berkelanjutan, filosofi desain struktur dan bangunan mempunyai tujuan untuk menggunakan seminimal mungkin bahan-bahan non-renewable dalam konstruksi.

Untuk menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan struktur yang indah dan fungsional, juga memberikan kontribusi untuk keberlanjutan budaya dan kehidupan, sebanyak delapan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) melakukan kerja sama dalam pengembangan bidang arsitektur.

Kedelapan PTS tersebut yakni Universitas Budi Luhur (UBL), Universitas Kristen Indonesia (UKI), Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN), Universitas Pancasila (UP), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Universitas Bung Karno (UBK), Universitas Borobudur dan Universitas Persada Indonesia YAI.

Rektor Universitas Budi Luhur, Prof Ir Suryo Hapsoro Tri Utomo mengatakan, kerjasama dilakukan sebagai tindak lanjut dari kesepakatan sebelumnya enam PTS sejak Maret 2011 hingga Maret 2014. Ketika itu, enam PTS yakni UBL, UKI, UP, UBK, Borobudur dan UMJ, telah melaksanakan workshop Green Kampung dan Green Housing serta studi ekskursi ke Singapura.

"Dari kerjasama yang sudah dilakukan enam PTS, kemudian ISTN dan YAI menyatakan diri untuk bergabung dalam kelompok sehingga menjadi delapan PTS," ujar dia.

Adapun kerjasama yang akan dilakukan oleh delapan PTS sejak 10 Juni 2014 hingga 10 Juli 2017 yakni pengembangan materi Arsitektur bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan kegiatan arsitektur Hijau dan berkelanjutan.

"Kami harap, kerjasama delapan PTS ini dapat memberikan manfaat bagi lingkungan karena kaitan mengenai penataan lingkungan," kata dia

Kaprodi Arsitek Fakultas Teknik UBL, Putri Suryandari menambahkan, UBL berhasil meraih juara dalam lomba penataan kawasan koridor BSD - Alam Sutera dengan peserta yakni kolaborasi antara dosen dan mahasiswa.

"Mahasiswa UBL berhasil meraih juara dalam lomba singkat mengenai penataan kawasan BSD - Alam Sutera pasca kerjasama dilakukan. Kini, mahasiswa diminta untuk dapat mengimplementasikannya," ujar Putri.

BERITA TERKAIT

Pasca Akuisisi Pertagas - PGAS Targetkan Bangun 10 Ribu KM Pipa Gas

NERACA Jakarta – Setelah sukses mengakuisisi 51% saham PT Pertamina Gas atau Pertagas, PT Perusahaan Gas Negara/PGN Tbk (PGAS) telah…

Kembangkan Bisnis Alat Kesehatan - Indofarma Gandeng Kerjasama Fors Fortis Medika

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis sebagai produsen alat-alat kesehatan, PT Indofarma Tbk (INAF) menggandeng kerjasama Fors Fortis Merdeka (FF…

Bangun Pelabuhan Selaru - PTK dan SBI Gandeng Perusda Panca Karya

NERACA Jakarta – Dukung pembangunan infrastruktur, Pertamina Trans Kontinental (PTK) sebagai anak usah PT Pertamina bersama-sama Soletanche Bachy International (SBI)…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Peran Ibu Tak Akan Tergantikan dengan Teknologi

    Peranan ibu dalam mendidik anak tidak dapat digantikan oleh kemajuan teknologi seperti pada era digital saat ini, kata…

Pendidikan untuk Si Kecil di Era Teknologi

      Pada era millenial seperti saat ini, teknologi digital menjadi realitas zaman yang tidak dapat dihindari. Seiring perkembangan…

Mengapa Anak Usia 7 Tahun Ideal Masuk SD

    Selain kemampuan intelektual, kesiapan mental anak juga harus dipertimbangkan dalam aktivitas kegiatan belajar di jenjang pendidikan Sekolah Dasar…