Regulator Ingatkan IKNB Laporkan Berbagai Pengaduan

Selasa, 01/07/2014

NERACA

Medan - Otoritas Jasa Keuangan mengingatkan industri keuangan nonbank (IKNB) harus melaporkan segala bentuk pengaduan untuk melindungi konsumen maupun usaha itu sendiri. Kepala OJK Regional V Sumatera, Achmad Fauzi mengatakan, aturan tersebut ada di dalam UU No 21 Tahun 2011 tentang OJK yang akan berlaku mulai Agustus 2014 mendatang.

"Setiap industri jasa keuangan harus melaporkan segala bentuk pengaduan ke OJK Pusat dengan pengiriman selambatnya tanggal 10 bulan berjalan," jelas Fauzi di Medan, Sumatera Utara, Minggu (29/6) pekan lalu.

Dengan penyampaikan laporan, OJK bisa menganalisis apa saja masalah yang dikeluhkan konsumen di industri keuangan. "Kebijakan itu bukan saja menguntungkan konsumen tetapi juga industri nonbank tersebut karena dengan diketahuinya masalah, OJK bisa memberi masukan ke industri,"katanya.

Kalau industri atau lembaga keuangan nonbank itu sehat, lanjut Fauzi, tentunya memberi banyak manfaat buat semua kalangan mulai nasabah, industri itu sendiri dan pemerintah.

Sementara Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Sumatera Utara, Wartha menambahkan, pada dasarnya industri akan menjalankan aturan yang sudah ditetapkan. Namun nantinya dalam menjalankan aturan itu, perusahaan anggota AAUI bisa meminta masukan atau berkoordinasi dengan OJK, apabila dampak aturan tersebut justru menyulitkan perusahaan.

"Bagaimana pun usaha lembaga keuangan nonbank harus dijaga kelangsungannya oleh pemerintah karena juga memberilan dampak positif bagi perekonomian dan penyerapan tenaga kerja," tukas Wartha. [ardi]