Keluar Dari Masa Sulit, Sentul City Bagikan Dividen - Menjadi Catatan Sejarah Perseroan

NERACA

Jakarta – Berkah mencatatkan pertumbuhan laba sepanjang tahun 2013, memacu PT Sentul City Tbk (BKSL) untuk membagikan dividen kepada pemegang saham. Dimana kebijakan ini telah mendapatkan persetujuan dalam rapat umum pemegang saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dijelaskan, rencana pembagian dividen ini merupakan keputusan yang historis karena untuk pertama kalinya, sejak Perseroan go public di tahun 1997, perseroan memutuskan untuk membagi dividen kepada para Pemegang Saham. Hal ini dilakukan, lantaraan perseroan telah melalui masa-masa sulit yang mana tidak memungkinkan perseroan untuk melakukan pembagian dividen di tahun – tahun sebelumnya. Saat ini, dengan mempertimbangkan perkembangan signifikan dalam kesehatan keuangan perseroan, Manajemen telah memutuskan bahwa kini adalah saat yang tepat untuk melakukan pembagian dividen kepada para pemegang saham yang telah mendukung perseroan selama ini.

Wakil Direktur Utama PT Sentul City Tbk, Andrian Budi Utama mengatakan, kedepannya diharapkan perseroan mampu untuk membagi dividen dengan jumlah yang lebih besar seiring dengan pertumbuhan perseroan yang berkelanjutan, “Kita berharap pembagian dividen ini bisa berlanjut hingga tahun depan,”ujarnya.

Hingga Mei 2014, perseroan berhasil membukukan penjualan kumulatif sebesar Rp811.2 milyar. Diaman angka tersebut naik 0.68% dari periode yang sama tahun 2013. Apabila melihat performa marketing sales perseroan dari sejak awal tahun, perseroan memang agak tertinggal dalam mengejar performa marketing sales kumulatif tahun 2013 yang lebih banyak disebabkan oleh faktor eksternal yaitu suasana pemilu di Indonesia yang membuat sebagian investor menahan diri dari berinvestasi pada asset jangka panjang seperti properti.

Meskipun demikian, Perseroan berhasil secara bertahap menutup gap marketing sales kumulatif tahun 2014 Vs 2013 dan berhasil melampaui performa Mei 2013 pada bulan Mei 2014.“Dengan mempertimbangkan pemilu presiden yang kemungkinan besar akan berjalan satu putaran, Perseroan yakin bahwa trend positif ini dapat dipertahankan dan target marketing sales 2014 sebesar Rp2.5 trilyun dapat dicapai di akhir 2014,” kata Andrian Budi Utama.

Selain itu,mulai 18 Juni 2014, Sentul City telah secara resmi dilalui oleh jalur Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (“APTB”) yang menghubungkan Sentul City dengan tiga terminal utama di Jakarta, yaitu Blok M, Grogol, dan Rawamangun. Setiap harinya, bus akan meninggalkan Sentul City jam 5 pagi dan bus terakhir yang meninggalkan Jakarta menuju Sentul City adalah jam 8.30 malam. Warga Sentul City kini dapat menikmati moda transportasi baru yang terjangkau, nyaman, dan terintegrasi dengan jalur busway di Jakarta sehingga memudahkan mobilitas mereka.

Kemudian perseroan perseroan berhasil mendapatkan penghargaan Top Developer Award 2014. Perseroan dinilai telah mampu menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan dan telah secara agresif membangun fasilitas penunjang yang dibutuhkan oleh sebuah kota mandiri. Performan marketing sales Perseroan tahun lalu juga menjadi salah satu pertimbangan utama dimana Perseroan dinilai telah mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari pasar.

Prestasi ini menjadi motivasi kuat bagi perseroan untuk terus merealisasikan komitmennya dalam membangun kota mandiri yang bersinergi dengan alam dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi para penghuninya. (kam)

Related posts