Operasional Madani Securities Disuspensi

Lantaran nilai modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) tidak sesuai dengan ketentuan, akhirnya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi berupa menghentikan sementara (suspense) operasional PT Madani Securities.

Direktur Perdagangan dan Kepatuhan Anggota BEI Samsul Hidayat di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa portofolio perusahaan sekuritas itu dinilai memiliki risiko tinggi sehingga perhitungan MKBD nilai aset berupa efek terkena "haircut,”Komponen dalam MKBD-nya ada yang masuk dalam kategori terkena 'haircut'," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dia menuturkan, dalam konteks perhitungan MKBD untuk perusahaan efek, "haircut" merupakan faktor pengurang nilai pasar wajar efek sesuai dengan risikonya masing-masing. Sementara MKBD adalah jumlah kas dan bank, portofolio efek, dan aktiva lancar lainnya yang dimiliki oleh perusahaan efek dikurangi dengan seluruh utang perusahaan efek dan "ranking liabilities" serta penyesuaian-penyesuaian lainnya.

Samsul Hidayat menjelaskan bahwa dalam peraturan Nomor V.D.5 tentang Pemeliharaan dan Pelaporan MKBD disebutkan bahwa perusahaan efek yang menjalankan kegiatan sebagai Penjamin Emisi Efek wajib memiliki MKBD paling sedikit sebesar Rp25 miliar atau 6,25% dari total kewajiban ditambah ranking liabilities, mana yang lebih tinggi.

PT Madani Securities merupakan salah satu anggota bursa (AB) dengan kode perdagangan "KW". Izin usaha AB itu yakni Penjamin Emisi Efek (PEE) dan Perantara Pedagang Efek (PPE). Per Juni 2014, rata-rata MKBD Madani Secuirites sebesar Rp30,84 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…

KPPU Resmikan Operasional Media Center

KPPU Resmikan Operasional Media Center NERACA Jakarta – Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kurnia Toha, secara resmi membuka operasional…

Kas Operasional Surplus Besar - WSBP Optimis Laba Tumbuh 10% di 2019

NERACA Jakarta – Berhasil mencatatkan arus kas yang positif di tahun 2018, menjadi keyakinan bagi PT Waskita Beton Precast Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Transaksi Sepekan Tumbuh 1,47%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin ditutup dengan peningkatan sebesar…

Luncurkan Transaksi GOFX - BKDI Incar Transaksi US$ 200 Juta Perhari

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan transaksi industri bursa berjangka, Indonesia Commodity & Derevatives Exchange (ICDX) atau PT Bursa Komiditi Derivatif…

BEI Optimis Target 100 Emiten Baru Tercapai

NERACA Jakarta – Penuhi tantangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menargetkan jumlah perusahaan yang melaksanakan penawaran umum saham perdana atau…