Total Emisi Obligasi Capai Rp 22,03 Triliun

Sampai dengan akhir pekan kemarin, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi obligasi maupun sukuk yang diterbitkan sepanjang tahun ini mencapai Rp22,03 triliun, yang disumbang 23 emisi dari 23 emiten. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, total nilai penerbitan obligasi tersebut bertambah, dengan dicatatkannya Obligasi Berkelanjutan I Sumber Alfaria Trijaya Tahap I Tahun 2014 oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). Obligasi berkelanjutan senilai Rp1 triliun tersebut memiliki jangka waktu selama tiga tahun sejak tanggal emisi. Adapun peringkat obligasi itu dari PT Fitch Ratings Indonesia adalah AA-.

Sebelumnya juga telah dicatatkan Obligasi Berkelanjutan I WOM Finance Tahap I Tahun 2014 senilai Rp600 miliar yang diterbitkan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF). Obligasi tersebut terdiri atas dua seri, yakni seri B senilai Rp397 miliar dengan jangka waktu 370 kalender dan seri B senilai Rp203 miliar dengan jangka waktu 3 tahun.

Dengan pencatatan ini, maka total emisi obligasi maupun sukuk yang tercatat di BEI sebanyak 254 emisi dari 108 emiten, dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp217,58 triliun dan US$ 100 juta. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat mencapai 93 seri sebesar Rp1.123,28 triliun dan US$ 540 juta serta lima Efek Beragun Asset (EBA) senilai Rp2,05 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Laporan Pemberantasan Korupsi Kaltim Capai 80 Persen

Laporan Pemberantasan Korupsi Kaltim Capai 80 Persen NERACA Samarinda - Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (Korsupgah KPK)…

Bank Mandiri Catatkan Perolehan Laba Rp 13,5 Triliun

  NERACA   Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan perolehan laba konsolidasi tumbuh 11,1% mencapai Rp13,5 triliun, kualitas kredit…

Survei BI : Pertumbuhan Kredit Baru Capai 78,3%

    NERACA   Jakarta - Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) menunjukkan pertumbuhan triwulanan kredit baru meningkat pada triwulan II-2019…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berikan Pendampingan Analis Investasi - CSA Research Gandeng Kerjasama Modalsaham

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan investor pasar modal, khususnya generasi milenial dan juga mendukung inovasi sektor keuangan digital, Certified Security…

Sentimen BI Rate Jadi Katalis Positif Sektor Properti

NERACA Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate  sebesar 0,25% menjadi 5,75% mendapatkan…

Siapkan Dana Investasi US$ 100 Juta - Saratoga Bangun Rumah Sakit di Bekasi

NERACA Jakarta –Genjot pertumbuhan portofolio investasi, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terus mengembangkan investasinya. Salah satunya yang tengah dikembangkan…