Pertamina Tambah Pasokan BBM dan LPG - Menyambut Lebaran

NERACA

Jakarta - PT Pertamina bakal meningkatkan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) setiap hari selama lebaran sebesar 10% ketimbang hari biasa. Ini untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan kebutuhan premium dan avtur selama periode tersebut.

"Itu didasarkan pada serangkaian rapat koordinasi terkait persiapan menghadapi mudik lebaran pada 24 Junia 2014," ujar Asisten Deputi Urusan Ekonomi dan Keuangan Daerah Kementerian Koordinator Perekonomian Sartono saat media briefing Antisipasi Ramadan-Idul Fitri dan Pengendalian Inflasi Semester II-2014, di Jakarta, Rabu (25/6).

Permintaan solar pada lebaran diperkirakan turun. Ini lantaran kendaraan besar atau truk yang biasa mengonsumsi solar pada periode tersebut tidak banyak yang beroperasi. "Kecuali yang mengangkut bahan pokok dan BBM," katanya.

Selain itu, lanjut Sartono, Pertamina juga akan menyiapkan elpiji 3 kilogram di SPBU dan gerai Indomart. "Jika konsumen membutuhkan sementara toko eceran masih tutup selama lebaran,” ucapnya.

Sedangkan menurut General Manager Pertamina Marketing Operation Reg IV Jateng & DIY Subagjo Hari Moeljanto menyampaikan estimasi permintaan masyarakat akan LPG dan BBM di wilayah Jateng & DIY, khususnya LPG 3 Kg, dan BBM Bersubsidi diperkirakan akan meningkat. Sebagai contoh, permintaan terhadap LPG 3 Kg telah dicanangkan penambahan sebesar 6% diawal bulan suci Ramadhan dan penambahan sebesar 12% selama Hari Raya Idul Fitri dari rata-rata penyaluran harian normal karena meningkatnya aktivitas masyarakat di bulan puasa.

“Terkait dengan proyeksi permintaan LPG dan BBM masyarakat selama masa puasa tahun 2014, Pertamina telah melakukan berbagai inisiatif guna mengamankan pasokan kepada masyarakat. Berkaca dari data tahun-tahun sebelumnya, Pertamina akan menyiapkan tambahan stock untuk LPG 3 Kg maupun BBM mengingat aktivitas masyarakat dipastikan meningkat pada saat awal, pertengahan hingga memasuki musim mudik dan akhir Ramadan. Selain itu Pertamina juga akan membentuk Tim Satgas untuk memonitor penyaluran LPG dan BBM kepada masyarakat” Jelas Subagjo.

Adapun beberapa langkah-langkah yang disiapkan oleh Pertamina Marketing Operation Reg IV dalam menjamin kelancaran distribusi LPG dan BBM. Sedangkan untuk domestic Gas (LPG) Penambahan Stock LPG 3Kg sebanyak 6% (882.704 Tbg/Hr) dari kebutuhan normal harian pada bulan Juni (awal Ramadan) dan 12% (933.953 Tbg/Hr) pada bulan Juli dari konsumsi rata-rata normal harian sebesar 833.887 Tabung/hari. Hingga Mei 2014 penyaluran LPG 3Kg di wilayah MOR IV mencapai 108.328.980 tabung atau mengalami peningkatan 15% dibandingkan periode yang sama di tahun 2013. Sejak bulan Desember 2013 Pertamina telah menerapkan SIMOL3K atau sistem monitoring LPG 3Kg untuk monitoring penggunaan LPG 3Kg bagi yang berhak.

Dan BBM Retail yaitu dengan mempertahankan ketersediaan stok BBM pada posisi aman dengan menambah 40% hingga 45 % pasokan Premium dan 27% pasokan Solar dari rata-rata konsumsi normal harian (Premium: 9.905 KL dan Solar: 5.274 KL). Hingga Mei 2014 penyaluran BBM Premium di wilayah MOR IV mencapai 37.7% dari total kuota yang diberikan oleh BPH Migas terhadap Pertamina di wilayah MOR IV. Sedangkan untuk Solar, mencapai 40.6% dari total Kuota. Untuk memberikan alternatif BBM bagi pengendara, Pertamina juga menambah pasokan BBM Non Subsidi (PERTAMAX) sebesar 175% atau sebesar 440 KL dari normal sebesar 160 KL. Terus meningkatkan ketersediaan BBM Non Subsididi wilayah MOR IV. Hingga saat ini terdapat 615 SPBU yang menyediakan BBM Non Subsidi di wiayah MOR IV. "Dengan begitu diharapkan tidak ada lagi defisit BBM maupun LPG pada lebaran tahun ini," tukasnya. [agus]

Related posts