Imbas Rugi Kurs, Ricky Targetkan Konservatif

Produsen celana dalam, PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) menargetkan pertumbuhan bisnis tahun ini sebesar 2% hingga 3% menjadi Rp 7,47 miliar hingga Rp 7,54 miliar dari posisi laba bersih pada tahun lalu yang mencapai Rp 7,33 miliar, “Hingga kuartal-I tahun 2014 ini laba bersih kami telah mencapai Rp 10,35 miliar atau 38% lebih tinggi dari target laba bersih pada tahun ini," kata Direktur Utama PT Ricky Putra Globalindo Tbk, Ricky Putra di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, perseroan menargetkan pertumbuhan konservatif dengan pertimbangan masih berfluktuatifnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Hal ini dilakukan karena tahun lalu, perseroan menderita rugi kurs sebesar Rp 83,58 miliar.

Lebih lanjut, Ricky mengatakan bahwa untuk belanja modal tahun ini perseroan menyiapkan alokasi belanja modal sebesar Rp 100 miliar di mana hampir 100% sumber dananya didapatkan melalui pinjaman perbankan,”Februari lalu kita sudah tanda tangan pinjaman dengan Bank Muamalat dan Bank BNI untuk pendanaan belanja modal," ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Hotel Mandarine Bukukan Rugi Rp 26 Miliar

NERACA Jakarta – Bisnis hotel PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) di 2018 belum membukukan kinerja yang kurang positif. Pasalnya,…

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pemerintah Targetkan Ekspor Jadi US$175 Miliar

NERACA Jakarta – Kementerian Perdagangan telah menetapkan target ekspor non migas pada 2019 tumbuh sebesar 7,5 persen totalnya menjadi 175…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jasa Marga Bukukan Utung Rp 2,2 Triliun

Sepanjang tahun 2018, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,2 triliun atau sama dengan periode yang sama tahun…

Produksi Minyak Sawit ANJT Tumbuh 6,6%

Hingga Februari 2019, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) memproduksi minyak sawit mentah sebanyak 34.750 ton atau naik 6,6% dari…

Pefindo Beri Rating AAA Obligasi Indosat

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAAA terhadap Obligasi Berkelanjutan II Tahap III/2019 seri A PT Indosat Tbk (ISAT)…