Bank Sentral Paparkan Ekonomi Lampung

NERACA

Jakarta -Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menghadiri pemaparan Bank Indonesia Perwakilan Lampung terkait kondisi perekonomian Lampung saat ini.Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Lampung Mahirsyah Emil Akbar memberikan pemaparan terkait potret ekonomi Lampung di gedung BI Bandarlampung, Selasa (24/6).

Hadir pada pemaparan ini Kapolda Lampung Brigjen Heru Winarko, Kajati Lampung Sri Harjati, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Lampung dan para bankir.BI Perwakilan Lampung mengatakan pertumbuhan ekonomi Lampung turun 1,1 persen dibandingkan triwulan yang sama pada tahun lalu.

"Pada triwulan keempat tahun 2013, pertumbuhan ekonomi Lampung tumbuh 6,4 persen," kata Kepala BI Perwakilan Lampung Mahirsyah Emil Akbar.Penurunan ekonomi Lampung itu, menurut dia, disebabkan tiga faktor, yakni penurunan ekspor primer berupa hasil pertanian, perkebunan, dan pertambangan.Selanjutnya, faktor keterbatasan anggaran karena adanya subsidi impor minyak dan gas, serta industri dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan kelas menengah. [ant]

BERITA TERKAIT

Digital Ekonomi di Bawah Jokowi

  Oleh: Nailul Huda Peneliti INDEF Usai sudah kita menggelar pesta demokrasi terbesar di dunia pada 17 April lalu. Pemilu…

Akusisi 30% Saham PNMIM - Bank BTN Investasikan Dana Rp 114,3 Miliar

Di penghujung kuartal pertama tahun ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mulai merealisasikan target ekspansi perseroan untuk memperluas…

Membangun Ekosistem Ekonomi Syariah

Oleh : Agus Yuliawan  Pemerhati Ekonomi Syariah Allhamdulilah dalam debat terakhir capres dan cawapres yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BCA Pastikan Akuisisi Bank Royal

    NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk memastikan telah memulai proses akuisisi seluruh saham PT. Bank…

Allianz Luncurkan Perlindungan Kesehatan Tambahan

    NERACA   Jakarta - PT Asuransi Allianz Life Indonesia melalui Allianz Health & Corporate Solutions (AHCS), memperkenalkan manfaat…

Pemerintah Tetapkan Penjualan SBR006 Sebesar Rp2,2 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menetapkan hasil penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR006 sebesar Rp2,2 triliun yang…