Legislator Ingin SDM Profesional - Bank Maluku

NERACA

Jakarta- Ketua Komisi C DPRD Maluku, Evert Kermitte mengingatkan, seleksi pengurus PT Bank Maluku harusnya merekrut sumber daya manusia (SDM) profesional dan sesuai ketentuan perbankan."Kami telah mengingatkan pengurus PT Bank Maluku, pekan lalu, sehubungan akan dilakukannya tes kepatutan dan kelayakan terhadap calon komisaris dan direksi BUMD tersebut," katanya, seperti dikutip Antara di Ambon, Maluku, kemarin.

Karena itu, lanjutnya, Komite Remunerasi dan Nominasi hendaknya bekerja secara bertanggung jawab sesuai ketentuan perbankan dengan memprioritaskan SDM profesional."Jangan menempatkan calon yang ada keterkaitan sebagai tim sukses saat Pilkada Maluku 2013 karena bank itu membutuhkan SDM profesional dan tidak terkait kepentingan politik," tegas Evert.

Apalagi, pengelolaan bank itu membutuhkan sertifikasi dari Bank Indonesia (BI) yang seleksinya berjenjang dengan penguasaan manajemen keuangan berkualitas."Hendaknya penempatan pengurus BUMD saatnya dievaluasi dan tidak semata ada kepentingan politik agar pengelolaan PT Bank Maluku dilakukan secara profesional," ujarnya.

Evert juga menyoroti adanya kredit macet maupun fiktif di PT Bank Maluku yang harus segera ditangani agar tidak mengganggu operasional BUMD tersebut."Kami mendengar kredit macet nilainya lebih dari Rp10 miliar sehingga segera ditangani agar nasabah yang meminjamnya harus bertanggung jawab," katanya.

Menurut dia, sekiranya kredit macet tidak dilunasi nasabah, maka bisa diproses hukum agar dikembalikan karena dananya juga dibutuhkan peminjam lainnya."Saya sudah dihubungi aparat penegak hukum soal kredit macet, makanya pengutus PT Bank Maluku telah diingatkan menangani secara profesional agar tidak dipermasalahkan sesuai ketentuan perundang - undangan," ujarnya.

Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi yang bertugas melakukan tes kepatutan dan kelayakan terhadap calon komisaris dan direksi PT Bank Maluku, Johanis Batseran, saat dikonfirmasi melalui telpon genggam (HP) maupun pesan singkat (SMS) belum menjawabnya.

Johanis dan Zainuddin Umasangadji direkrut kembali menjadi komisaris PT Bank Maluku melalui RUPS di Jakarta, beberapa waktu lalu.Keduanya sebenarnya bersama komisaris lainnya yakni Larry Samson dan Dirik Soplanit sebagai Dirut PT Bank Maluku berakhir masa jabatan mereka pada 1 Februari 2014.RUPS juga memutuskan menunjuk Direktur Umum Drs Idris Rolobessy sebagai Plt Direktur Utama dan Direktur Kepatuhan tetap dijabat oleh Izaac B Thenu. [ant]

Related posts