Ekonomi Indonesia Harus Tumbuh 9%

NERACA

Jakarta -Direktur Bank Dunia untuk Indonesia, Rodrigo Chaves, menyatakan Indonesia harus meningkatkan laju pertumbuhan ekonominya lebih tinggi dari level 6%. Sebab, dengan memacu pertumbuhan yang lebih tinggi itu, Indonesia dapat terhindar dari jebakan menjadi negara berpendapatan menengah (middle income trap).

"Jika Indonesia ingin keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia harus bisa tumbuh lebih dari 6%, dan mendekati 9%," kata Chaves dalam forum seminar bertajuk "Indonesia: Avoiding The Trap" di Jakarta, Senin (23/6)

Karena menurut dia, Situasi ini dialami oleh banyak negara yang pada awalnya tumbuh dengan cepat, kemudian stagnan selama lebih dari satu dekade."Namun, dengan tingkat pertumbuhan mendekati 9%, Indonesia dapat menghindari perangkap tersebut dan masuk ke dalam kelompok negara-negara berpenghasilan tinggi pada 2030," imbuhnya.

Indonesia, dia melanjutkan, memang telah menikmati manisnya efek pertumbuhan yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir, karena lonjakan harga komoditas di pasar internasional pada kurun 2003 hingga 2011. Suku bunga pinjaman global yang rendah sejak 2009 dinilai juga turut mempengaruhi peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Namun, kini pertumbuhan Indonesia telah melambat. Tidak sampai 6% pada 2013," kata Chaves.

Bank Dunia meyakini bahwa di masa mendatang Indonesia dapat masuk jajaran negara pemimpin ekonomi di tingkat global. Syaratnya, Indonesia harus mengatasi masalah pembangunan infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, dan memperbaiki fungsi pasar demi semakin meningkatkan daya saing di kancah internasional.

"Ini dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan serta membutuhkan strategi belanja pemerintah yang menghilangkan inefisiensi, seperti subsidi BBM," kata Chaves. [agus]

BERITA TERKAIT

Quo Vadis Indonesia?

  Oleh: William Fortunatus DA, Mahasiswa di STFT Widya Sasana Malang   Politik adalah sarana dan bagian dari ruang publik…

Indonesia South Pacific Forum Tunjukkan Kebijakan Polugri di Pasifik

Indonesia South Pacific Forum Tunjukkan Kebijakan Polugri di Pasifik NERACA Jakarta - Forum Indonesia-Pasifik Selatan atau Indonesia South Pacific Forum…

Jabar Pusat Harkonas untuk Berdayakan Konsumen Indonesia

Jabar Pusat Harkonas untuk Berdayakan Konsumen Indonesia NERACA Depok - Kementerian Perdagangan RI menetapkan Provinsi Jawa Barat menjadi pusat kegiatan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pasca Dana Desa dan Kelurahan, Kini Muncul Dana Kecamatan

  NERACA   Jakarta – Dana desa dan dana kelurahan sudah digelontorkan oleh pemerintah, kini dana kecamatan ikut dikaji oleh…

Angkutan Barang Pakai Kereta Bikin Penghematan Rp3,5 Triliun

  NERACA   Jakarta - Penghematan peralihan angkutan barang dari moda jalan raya ke jalur kereta api bisa mencapai Rp3,5…

Pameran Industri TPT Siap Dongkrak Investasi di Indonesia

  NERACA   Jakarta - Peraga Expo kembali menggelar pameran industri TPT (Tekstil dan ProdukTekstil) terintegrasi bertaraf internasional terlengkap yakni…