Tekan Angka Pengangguran, Disnakertrans Cianjur Adakan Diklat UKM

Senin, 15/08/2011

NERACA

Cianjur - Untuk menekan angka pengangguran dan tidak lanjut antisipasi diberlakukannya moratorium TKW, TKI, ke Arab Saudi, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans ) Cianjur, menggelar diklat kepada para pelaku UKM dan Eks TKW, di komplek Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu Cianjur, Minggu kemarin.

Menurut Kepala Disnakertrans Cianju, Much Ginanjar, sedikit 50 orang peserta mengikuti diklat di Desa Sukamulya, Sukaluyu Cianjur, selama dua hari. Mereka dibina cara berwirausaha dengan baik, dan pengemas hasil UKM untuk dipasarkan lebih luas lagi.

Sebenarnya UKM yang ada di Cianjur, sangat baik sekali dalam produk. Namun, yang menjadi kendala dalam kemasan tidak berlabel atau masih belum memiliki hak paten.

Menurut dia, para peserta dibina untuk bisa mengemas UKM agar lebih baik, salah satunya, UKM dibidang hasil olahan kripik pisang, kue dan lainnya. Kemudian, setelah para pelaku UKM paham dengan produk yang akan di pasarkan. Disnakertrans akan membantu memfasilitasi kepada pemerintah pusat untuk mengeluarkan produk atau label, nantinya diharapkan, produk UKM Cianjur dipasarkan diberbagai toko besar, dan tentunya akan meningkatkan tarap ekonomi.

Dijelaskan, kepada diklat tidak hanya di Desa Sukamulya saja, melainkan akan diseluruh desa yang ada di Kabupaten Cianjur. Lalu, para pelaku UKM tersebut akan dibentuk kelompok dan dibentuk koperasi UKM, dengan begitu, usaha UKM akan berkembang dan Cianjur akan meningkat dari segi ekonomi.