ACE Life Gandeng CTBC Indonesia

Ketatnya bisnis asuransi saat ini, memaksa perusahaan asuransi harus sinergis dengan perusahaan perbankan atau bancassuarance untuk menjual produk asuransi dan termasuk membidik nasabah baru. Langkah inilah yang dilakukan PT ACE Life Assurance yang rajin menggandeng beberapa industri perbankan. Kali ini, perseroan menggandeng kerjasama dengan PT Bank CTBC Indonesia.

Kata Presiden Direktur ACE Life, Tham Chee Kong, perseroan dalam memasarkan produk asuransi terus sinergis dengan perbankan dan teranyar menggandeng PT Bank CTBC Indonesia, “Dalam kerjasama ini, perseroan akan memasarkan empat produk asuransi kepada nasabah Bank CTBC Indonesia,”ujarnya dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, memanfaatkan kerjasama dengan industri perbankan karena saat ini banyak nasabah bank mencari kombinasi produk keuangan dan jasa yang sudah meliputi produk asuransi, produk akumulasi finansial dan investasi.

Menurutnya, perseroan menyakini mampu memasarkan produk asuransi yang dibutuhkan nasabah dengan perlindungan yang memiliki nilai tambah. Disebutkan, beberapa produk yang akan dipasarkan dengan kerjasama Bank CTBC Indonesia adalah, ACE Medic Link, ACE Trust Link, ACE Protec + dan ACE Protek Siaga.

Sementara Direktur Retail Banking Grup Bank CTBC Indonesia, Inayat Hisyam menuturkan, alasan perseroan memilih kerjasama dengan ACE Life karena pertimbangan kredibilitas, perusahaan asuransi ternama dan bisa menyakinkan konsumen, “Dalam milih patner asuransi, kita tentunya mempertimbangkan kredibilitas dan kriteria lainnya,”ungkapnya.

Dia menjelaskan, produk asuransi ACE Life akan melengkapi produk asuransi yang sudah menjalin kerjasama dengan yang lainnya. Kemudian untuk memaksimalkan pemasaran produk tersebut, perseroan juga akan membidik nasabah kelas bawah disamping kelas menengah. (bani)

BERITA TERKAIT

KONDISI 2018 LEBIH BURUK DIBANDINGKAN SURPLUS 2017 - BPS: Neraca Perdagangan Indonesia Defisit US$8,57 Miliar

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan Indonesia (NPI) mengalami defisit hingga US$8,57 miliar sepanjang Januari-Desember 2018. Angka defisit ini…

Dongkrak Penjualan - Passpod Gandeng Tokopedia dan LOKET

NERACA Jakarta - Perluas penetrasi pasar untuk mengerek pertumbuhan penjualan, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) atau lebih dikenal Passpod…

Gandeng Jamdatun, PII Terapkan Prinsip Tata Kelola Yang Baik

      NERACA   Jakarta - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (persero) dan Kejaksaan Agung RI menandatangani kesepakatan bersama terkait…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Rig Tender dan Petrus Sepakat Berdamai

Perkara hukum antara PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) dengan PT Petrus Indonesia akhirnya menemui kata sepakat untuk berdamai. Dimana…