Lindung Nilai Sesuai Kebutuhan

NERACA

Jakarta - Kementerian BUMN memastikan sejumlah perusahaan milik negara mengimplementasikan kebijakan lindung nilai (hedging) dalam bisninya untuk meminimalkan potensi kerugian akibat melemahnya nilai tukar rupiah. "Beberapa BUMN sudah menerapkan hedging, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan sektor perusahaan," kata Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Industri Strategis Kementerian BUMN, Muhammad Zamkhani di Jakarta, pekan lalu.

Menurut Zamkhani, aksi lindung nilai merupakan hal yang biasa dalam dunia usaha, tidak saja swasta tetapi juga BUMN, karena dapat dijadikan sebagai instrumen untuk berjaga-jaga dalam jangka panjang terkait utang maupun fluktuasi nilai tukar.

"Dari dahulu BUMN boleh melakukan hedging. Yang tidak diizinkan itu adalah transaksi derivatif yang mengandung unsur spekulasi," ujarnya. Namun saat menerapkan lindung nilai, lanjutnya, seringkali BUMN menghadapi ketakutan akan ada kerugian bagi perusahaan sehingga tidak semua berani mengambil langkah tersebut karena jika perusahaan merugi, akan dimasukkan dalam kerugian negara.

Dia mencontohkan beberapa perusahaan di bawah kedeputiannya yang menerapkan lindung nilai yaitu sektor pertambangan yang dalam operasionalnya sangat dipengaruhi harga baja di pasar internasional.

"Jika kurs dolar AS menguat akan menekan pendapatan karena biaya bahan baku melonjak," ujarnya. Sebaliknya, perusahaan agro akan meraih pendapatan meningkat jika kurs melonjak karena akan mendapat valuta asing dari hasil ekspor. [ardi]

BERITA TERKAIT

Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat di Sukabumi Normal - Sebagian Komoditi Alami Kenaikan

Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat di Sukabumi Normal Sebagian Komoditi Alami Kenaikan NERACA Sukabumi – Pasca idul Fitri, harga kebutuhan pokok…

Pantauan Kemendag, Berbagai Sembako yang Dijual Sesuai HET

NERACA Jakarta – Sekjen Kemendag, Karyanto Suprih menyatakan, dari pantauan pihaknya di beberapa pasar tradisional di Kota Pontianak, berbagai sembako…

Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil

    NERACA   Jakarta - Mendekati Lebaran, satu hal yang selalu menjadi perhatian masyarakat luas adalah soal harga kebutuhan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Rating Utang Naik Diiringi Kenaikan Utang

    NERACA   Jakarta – Belum lama ini, lembaga rating utang berbasis di Amerika Serikat Standard & Poor's (S&P)…

Dukung Gaya Hidup Sehat, Taiwan akan Kembali Happy Run

    NERACA Jakarta - Taiwan kembali mengajak masyarakat Indonesia untuk berolahraga dalam rangkaian acara Taiwan Excellence Happy Run 2019,…

LG Perkenalkan Monitor dengan Kecepatan 1 Milisecond

    NERACA   Jakarta - LG Electronics (LG) menyatakan kesiapannya untuk segera memasarkan dua monitor gaming terbarunya. Hadir dengan…