Korban Kejahatan di ATM CIMB-Niaga

Kami salah satu korban kejahatan elektronik via ATM Bank CIMB Niaga. Pada 30 Mei 2014, kami hendak bertransaksi via ATM CIMB Niaga di Bogor, ketika cek saldo ternyata hanya tersisa Rp 96.639,15 dari saldo awal semula Rp.3.018.139,15. Langsung saat hari itu juga kami melapor ke Customer CIMB-Niaga dengan membawa data print transaksi ATM.

Kami sungguh terkejut, ternyata ada 4 kali penarikan dari ATM pada 29 Mei 2014 sekitar pk.23.00 dengan total sebesar Rp.2.900.000, lalu kamidiminta membuat surat pengaduan perihal "Sanggahan & Minta Dibuatkan Hasil Rekaman CCTV ATM serta disarankan mengubah PIN.

Kemudian pada 31 Mei kami coba lagi transaksi via ATM bank tersebut, ternyata terblokir. Pada 2 Juni 2014 (Senin) kami lapor lagi dan diperoleh penjelasan dari pihak bank, bahwa sistemnya terblokir otomatis karena diduga ada pihakl lain yang mencoba membobol lagi. Kami hanya diberikan kartu ATM pengganti (baru), namun setelah proses dua minggu ini belum ada penjelasan resmi dari pihak bank atas kasus saya, dengan alasan pihak bank masih melakukan investigasi. Jangan sampai kami selaku nasabah kehilangan kepercayaan kepada Bank CIMB-Niaga. Demikian agar nasabah lainnya agar waspada jika mengalami kasus seperti yang kami alami.

Iqbal, Bogor

BERITA TERKAIT

Niaga Komoditas - Indonesia Berpotensi Membawa Kebijakan Sawit Uni Eropa ke WTO

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa pihaknya berpotensi untuk membawa kebijakan diskriminatif terhadap minyak kelapa sawit yang dikeluarkan oleh…

Niaga Internasional - Menperin Bidik Ekspor Alas Kaki Nasional Menapaki US$6,5 Miliar

NERACA Jakarta – Industri alas kaki merupakan salah satu sektor manufaktur andalan yang mampu memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional.…

Niaga Internasional - Perlu Transformasi Komposisi Ekspor Unggulan dan Buka Pasar Baru

NERACA Jakarta – Sepuluh sektor non-migas yang selama ini menjadi andalan ekspor Indonesia diprediksi akan mengalami pertumbuhan pada 2019. Kesepuluh…

BERITA LAINNYA DI SURAT PEMBACA

Pengelola MRT Belum Profesional

Sebagai masyarakat pengguna transportasi massal, terus terang kecewa dengan pengelola MRT khususnya dalam penyiapan tiket single trip maupun multi trip.…

Macet Parah Akibat Kontraktor Tol Tidak Peka

Kemacetan parah yang terjadi di malam hari di ruas pembangunan jalan tol dan proyek MRT, khususnya antara jalur tol Jatibening…

Kebijakan PT KAI Tidak Konsisten

Ada yang menarik jika melihat perbandingan akses keluar masuk di stasiun Cikini dan Gondangdia, dimana akses pintu Utara dan Selatan…