USBI-USAID Usung Laboratorium Pintar

NERACA Ilmusains, teknologi, teknik dan matematika (STEM)sebenarnya bukanlah ilmu yang menakutkan dan susah untuk dipelajari. Dalam hal ini, kreativitas dari tenaga pengajar memegang peranan penting agar pelajaran sulit jadi menyenangkan dan punya andil dalam menentukan siswa yang unggul di bidang tertentu. Sehingga pelajaran yang sulit seperti STEM tidak akan menjadi musuh bagi siswa jika guru dapat membangun suasana belajar yang nyaman. Beranjak dari hal tersebut, belum lama iniUniversitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) menggandeng U.S Agency for International Development (USAID) serta berkolaborasi dengan Intel Indonesia Corporation, the New York Hall of Science (NYSci), dan Tufts University, untuk menerapkan program Smart Lab di Kampus USBI. Dalam kerja sama tersebut, Smart Lab mengadakan pelatihan untuk para guru dengan mengundang 80 guru Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi dari sekolah negeri dan swasta di Jakarta, Bogor, dan Cianjur. Rektor Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI), Prof. Dr. Aman Wirakartakusumah menuturkan, Indonesia membutuhkan sumber tenaga manusia yang berkualitas, sehingga mampu untuk bersaing secara global. USBI secara terus menerus menyambut kemitraan strategis dan saling menguntungkan dalam menciptakan pembaharuan dalam dunia pendidikan. "Kami percaya, kerja sama ini adalah bagian dari usaha USBI untuk menciptakan pemimpin masa depan berkaliber tinggi guna, untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik lagi," pungkas dia. Sementara itu, USAID Acting Assistant Administrator for the Asia Bureau, Denise Rollins mengatakan bahwa pihaknya bangga dapat meneruskan komitmen melalui Smart Lab untuk proyek sains, teknologi, teknik, dan matematika yang juga memiliki peran penting dalam menjamin kecerdasan pikiran yang analitis, inovatif, dan mempunyai kemampuan berpikir kritis yang kuat. "Oleh karena itu, penting untuk para pengajar memiliki semua alat-alat yang dibutuhkan dan memanfaatkan praktek-praktek pengajaran yang terbaik. Bersandar dengan pondasi yang kokoh dari pendidikan STEM(Science, Technology, Engineering, and Math), kami berharap para siswa akan bisa dipersiapkan secara matang untuk sukses dan berkontribusi dalam perkembangan dan kesejahteraan Indonesia," ujar dia dalam siaran pers yang diterimaNeraca Selain itu, Intel yang mendukung pendidikan STEM di Indonesia pada tahun ini memberikan bantuan sebesar USD10 ribu atau setara dengan Rp117.900.000 untuk pengembangan proyek STEM Smart Lab ini. TujuanSmart Labsendiri untuk mengembangkan pendidikan ilmu STEM di Indonesia dengan cara meningkatkan kapasitas guru-guru sekolah menengah atas (SMA) dan memperkuat program keterlibatan masyarakat, serta menciptakan jaringan kerja sama untuk para pendidik STEM dan bertukar pengetahuan. Tujuan tersebut dapat dicapai melalui beberapa strategi, seperti mendirikan Smart Lab di kampus USBI, mendirikan empat sekolah percontohan yang akan menjadi pusat untuk mata pelajaran STEM, melatih 500 guru-guru STEM SMA dalam mengajar mata pelajaran STEM dengan lebih inovatif, menarik dan kreatif agar dapat menginspirasi 6 ribu siswa SMA untuk lebih terlibat dalam STEM dan mengejar karier mereka dalam bidang STEM.

BERITA TERKAIT

Solusi Pintar Menata Ruang Terbatas

Solusi Pintar Menata Ruang Terbatas NERACA Jakarta – Kini semakin sulit mencari rumah atau apartemen yang berukuran luas. Mempertimbangkan ketersediaan…

3M Indonesia: Solusi Pintar Menata Ruang Terbatas

3M Indonesia: Solusi Pintar Menata Ruang Terbatas NERACA Jakarta – Kini semakin sulit mencari rumah atau apartemen yang berukuran luas.…

Mercy B-Class Teranyar Usung Teknologi Semi-Otonom

Salah satu raksasa otomotif Jerman, Mercedes-Benz, telah memulai produksi B-Class generasi kedua di pabrik Rastatt, Baden-Wurttemberg, Jerman, dilansir laman resmi…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Peran Ibu Tak Akan Tergantikan dengan Teknologi

    Peranan ibu dalam mendidik anak tidak dapat digantikan oleh kemajuan teknologi seperti pada era digital saat ini, kata…

Pendidikan untuk Si Kecil di Era Teknologi

      Pada era millenial seperti saat ini, teknologi digital menjadi realitas zaman yang tidak dapat dihindari. Seiring perkembangan…

Mengapa Anak Usia 7 Tahun Ideal Masuk SD

    Selain kemampuan intelektual, kesiapan mental anak juga harus dipertimbangkan dalam aktivitas kegiatan belajar di jenjang pendidikan Sekolah Dasar…