Lagi, Semen Indonesia Dirikan Anak Usaha

Semen Indonesia Group menggelontorkan dana sebesar Rp 85 miliar untuk membentuk anak usaha di bidang IT dengan nama PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI). Direktur Keuangan PT Semen Indonesia Tbk Ahyanizzaman mengatakan pihaknya menjadi mayoritas dari kepemilikan saham di PT SISI atau sebesar 80%. Sedangkan, sisanya sebesar 20% dimiliki anak-anak usaha Semen Indonesia."Untuk modal awal sebesar Rp 85 miliar akan disetor oleh masing-masing perusahaan yang berada di Semen Indonesia Group, tapi yang terbesar itu Semen Indonesia 80%. Sisanya, anak usaha PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, PT Semen Gresik, PT Semen Thang Long Cement yang masing-masing sebesar 5%," jelasnya di Jakarta, Rabu (18/6).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk Dwi Soetjipto mengatakan pembentukan PT SISI merupakan upaya perusahaan untuk memaksimalkan daya saing yang dimiliki seiring dengan pertumbuhan bisnis perusahaan yang saat ini sudah menjadi perusahaan dengan kapasitas terbesar di ASEAN.

Pertumbuhan tersebut membutuhkan dukungan IT yang andal agar mampu mendukung proses bisnis di berbagai aspek, mulai produksi, supply chain, pemasaran, keuangan, dan aspek lainnya."Perusahaan menyadari bahwa IT tidak lagi menjadi fungsi support saja, tetapi sudah menjadi fungsi utama untuk menjalankan bisnis perusahaan. Daya saing perusahaan salah satunya ditentukan oleh kemampuan perusahaan mengimplementasikan IT dalam proses bisnisnya," jelasnya.

PT SISI merupakan perusahaan penyedia jasa outsourcing ICT yang memosisikan diri sebagai one stop solution provider di mana seluruh kebutuhan layanan ICT meliputi operational support, business solution delivery, hingga tata kelola ICT dapat disediakan dalam bentuk paket-paket layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. (bani)

BERITA TERKAIT

Dunia Usaha Dimintai Dukungan Hadapi Diskriminasi Sawit UE

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia menggandeng dunia usaha asal Uni Eropa untuk ikut membantu proses negosiasi dan diplomasi kepada UE…

Dunia Usaha - Perang Dagang AS-China Disebut Beri Peluang Bagi Manufaktur RI

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian tengah fokus menggenjot investasi di lima sektor yang menjadi prioritas dalam Making Indonesia 4.0, yaitu…

Niaga Komoditas - Indonesia Berpotensi Membawa Kebijakan Sawit Uni Eropa ke WTO

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa pihaknya berpotensi untuk membawa kebijakan diskriminatif terhadap minyak kelapa sawit yang dikeluarkan oleh…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…