GMF Aero Asia Garap Bisnis Non Aviasi - Kerjasama Dengan KCJ

NERACA

Jakarta – Bila selama ini GMF AeroAsia (GMF) hanya melalukan perawatan mesin pesawat saja dengan kerjasama perusahaan dari luar negeri, kali ini anak usaha Garuda Indonesia melakukan kerjasama perawatan mesin penggerak dan mesin pembangkit dengan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (18/6).

Direktur Utama GMF, Richard Budihadianto mengatakan, kerjasama ini merupakan langkah nyata mengembangkan bisnis non-aviasi GMF. ”Kami optimis dengan adanya kerjasama ini akan membuka peluang bagi GMF terutama bagi GMF Power Services sebagai unit bisnis GMF untuk meraih pasar domestik maupun internasional dalam bidang perawatan non-aviasi.” kata Richard.

Dia menuturkan, kerjasama berdurasi satu tahun ini mencakup kerjasama perawatan dan perbaikan mesin listrik sebagai penggerak utama dan pendukung kinerja/operasional KRL di seluruh wilayah Jabodetabek.

Sementara itu, PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menyambut baik prospek kerja sama dengan GMF yang reputasinya dalam merawat pesawat terbang telah diakui berbagai maskapai penerbangan internasional. PT KCJ mencanangkan kerjasama Perawatan Mesin Listrik dengan GMF ini untuk semakin meningkatkan keandalan sarana Kereta Rel Listrik (KRL) yang dimiliki.

Ke depannya melalui perawatan maupun perbaikan yang lebih berkualitas, usia pakai motor listrik juga akan lebih panjang."Dalam jangka panjang, kami yakin bentuk kerja sama ini akan dapat mengurangi gangguan sarana KRL yang terkait motor listrik. Dengan demikian pada akhirnya pengguna jasa akan semakin merasakan perbaikan layanan di KRL Jabodetabek," ucap Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek Tri Handoyo.

Disebutkan, kepercayaan PT KCJ sebagai perusahaan yang mengoperasikan Kereta Rel Listrik (KRL) di wilayah Jabodetabek untuk melakukan perawatan motor elektrik kereta rel listrik nya ke GMF merupakan pembuktian bahwa GMF yang sudah sangat berpengalaman dalam bidang perbaikan dan perawatan rangka, mesin, komponen berbagai jenis pesawat terbang saat ini juga telah dipercaya dalam perawatan dan perbaikan di bidang non aviasi, termasuk berbagai macam komponen motor penggerak baik berupa mesin, generator, mesin listrik dan lain-lain melalui salah satu unit bisnisnya yaitu GMF Power Services (GPS). (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Dunia Proyeksikan Perlambatan Ekonomi Asia Timur dan Pasifik

      NERACA   Jakarta - Laporan terbaru Bank Dunia memproyeksikan adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang Asia…

Distribusi Asuransi Jiwa Digital - BCA Life Gandeng Kerjasama Cermati.com

NERACA Jakarta – Genjot penetrasi pasar asuransi dalam negeri yang masih rendah, PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) terus melakukan…

Berkat Strategi Bisnis Tepat - ABM Investama Raup Laba US$ 65,49 Juta

NERACA Jakarta - PT ABM Investama Tbk (ABMM), perusahaan energi terintegrasi nasional membukukan laba bersih sebesar US$ 65,49 juta di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan Vale Indonesia Terkoreksi 26%

Kuartal pertama tahun ini, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan penjualan sebesar US$126,4 juta atau melemah dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.…

Penjualan Panca Budi Idaman Tumbuh 20%

NERACA Jakarta - PT Panca Budi Idaman Tbk (PBIB) mencetak pertumbuhan penjualan lebih dari 20% pada kuartal I/2019, seiring dengan…

Geliat Infrastruktur Jalan Tol - WEHA Targetkan Pendapatan Tumbuh 15%

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 15% dengan pengembangan digital yang…