Mendesain Hunian Sehat - Ciptakan Lingkungan Sehat

Hadirnya virus atau penyakit tanpa kita sadari kadang berasal dari lingkungan dan keadaan hunian yang kebersihannya tidak terjaga dengan baik. Hunian yang kebersihannya tidak terjaga akhirnya bisa menimbulkan virus ataupun penyakit, akhirnya penghuni hunian pun menjadi sakit. Karena itu, kebersihan hunian menjadi suatu hal yang sangat penting agar penghuni hunian dapat terhindar dari penyakit.

Beberapa hunian yang tidak terdesain dengan sempurna terkadang menjadi salah satu sumber penyakit, contohnya saja bila sirkulasi sebuah hunian kurang, akhirnya udara kotor yang berada pada hunian tidak bisa berganti dengan udara yang lebih bersih. Karena itu perlu adanya singkronisasi saat ingin mendesain sebuah hunian, wawasan tentang hunian sehat pun harus ditanamkan sejak dini sebelum memulai pembangunan hunian bahkan sebelum mendesain sebuah hunian.

Jadi kesehatan hunian memang sangat penting sebenarnya untuk diperhatikan. Lahan hunian yang sempit bukan menjadi batasan bahwa kesehatan hunian ikut minim juga. Kesehatan memang sangat erat kaitannya dengan kebersihan, karena itu sebelum menjaga kesehatan, kebersihan merupakan awal dari kesehatan. Jadi kesehatan hunian akan tercipta bila kualitas kebersihan hunian terjaga.

Hunian merupakan tempat terapi kesehatan fisik dan mental penghuni, baik pada saat sehat, dalam penyembuhan, atau tengah sakit. Hunian juga bisa menjadi tempat merelaksasikan dan memulihkan kesegaran tubuh penghuninya.

Krisis listrik dan tarif listrik yang terus naik harus diantisipasi dengan prioritas pemakaian perangkat listrik dan desain hunian hemat energi. Optimalisasi sinar matahari sebagai sumber pencahayaan alami hunian sepanjang pagi sampai sore hari dan sinar rembulan dan bintang di malam hari.

Pencahayaan memang sangat mempengaruhi kesehatan hunian, bagian hunian yang tidak tersentuh atau terkena cahaya sinar matahari bisa menjadi lembab, dan didaerah yang lembablah biasanya penyakit dan bakteri berkembang dengan baik.

Mengoptimalisasikan sinar matahari dan sirkulasi udara dapat dibuat dengan bukaan pintu dan jendela dengan lebar dan panjang hingga menyentuh lantai, tinggi plafon minimal 2,5 sampai 3 meter, sebaiknya lengkapi juga ruangan dengan skylight, seperti di atas ruang makan, kamar mandi, atau kamar tidur atas, hal ini akan membantu sinar matahari masuk kedalam ruangan hunian.

Skylight memang memiliki fungsi yang banyak, tidak hanya membantu menyinari ruangan saja, skylight juga membantu menghemat penggunaan listrik. Setiap ruang diupayakan mendapat sinar matahari dan udara segar yang baik untuk kesehatan hunian dan kesehatan penghuninya. Hunian yang memiliki sirkulasi cahaya dan udara yang baik bahkan dapat meminimalkan pemakaian penyejuk udara (AC), kipas angin, dan lampu, terutama di siang hari.

Pemasangan cermin pada salah satu dinding, seperti di teras, ruang keluarga, dan kamar mandi, akan menambah kesan luas suatu ruangan. Dekorasi dinding dengan lukisan, foto keluarga, sertifikat, plakat, atau benda etnik sebagai titik perhatian menambah hidup suasana ruang sekaligus memberikan terapi kejiwaan kepada penghuni.

Halaman sempit dapat difungsikan sebagai taman resapan air (taman kering) dengan struktur sederhana dari bawah ke atas, batu apung, ijuk, koral, pasir kasar, dan tanah, koral atau kerikil, dengan ketebalan beragam sesuai kondisi tanah.

Penanaman pohon di taman depan atau dihalaman depan memang memiliki fungsi yang lebih baik dibandingkan dengan menanam pohon dibagian taman belakang hunian, hal ini penting karena pohon merupakan pemasok oksigen sekaligus memberikan keteduhan dan kesejukan kepada penghuni.

Related posts