Produksi CPO Astra Agro Tumbuh 19,4%

Sampai dengan lima bulan pertama tahun ini, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatat kenaikan produksi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) sebesar 19,4% menjadi 707.348 ton dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 592.237 ton. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (17/6).

Investor Relations PT. Astra Agro Lestari Tbk, Rudy Limardjo mengatakan, hasil produksi CPO AALI pada bulan Mei yang mencapai 153.881 ton merupakan perolehan produksi tertinggi sepanjang 2014. Hal ini berdampak pada total produksi CPO AALI yang naik 19,4% selama lima bulan ini.

Dia menuturkan, kenaikan produksi CPO tersebut didukung meningkatkanya produksi tandan buah segar (TBS) AALI sebesar 12% menjadi 2,27 juta ton dari periode lima bulan tahun lalu sebenyak 2,03 juta ton. Tingkat produktivitas rata-rata (yield) TBS sepanjang lima bulan ini meningkat 7% menjadi 9,14 ton per hektar (ha) dibanding sebelumnya sebanyak 8,54 ton/ha.

Pertumbuhan produksi TBS perseroan paling banyak disumbang kebun AALI di Kalimantan, yang meningkat 24,8% menjadi 987.707 ton dari 791.493 ton, diikuti kebun di Sulawesi yang bertambah 8,2% dari 391.632 ton menjadi 423.711 ton. Sedangkan produksi TBS di kebun Sumatera hanya naik 1,7% dari 844.961 ton menjadi 859.537 ton.

Sementara produksi TBS hingga akhir Mei ini dikontribusi dari Sumatera sebesar 37,8%, Kalimantan sekitar 43,5% dan Sulawesi 18,7%. Produksi TBS olah meningkat 21,3% menjadi 3,21 juta ton dibanding akhir Mei 2013 sebanyak 2,64 juta ton. Rinciannya, produksi TBS dari kebun inti naik 11,7% menjadi 1,67 juta ton dari sebelumnya 1,49 juta ton, sedangkan dari kebun eksternal meningkat 33,6% menjadi 1,54 juta ton dari 1,15 juta ton.

Produksi komoditas kebun perseroan lainnya, kernel pada akhir bulan lalu tercatat naik 21,1% menjadi 152.383 ton dari periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 125.883 ton. Sementara itu, produksi CPO Malaysia sepanjang Januari-April 2014 bertambah 4,4% menjadi 5,84 juta ton dari periode yang sama 2013 sebanyak 5,59 juta ton. Produksi CPO Malaysia tahun ini diproyeksi meningkat 2% menjadi 19,6 juta ton dari tahun sebelumnya sebanyak 19,22 juta ton. (bani)

BERITA TERKAIT

Provident Agro Buyback Saham Rp 38,48 Miliar

Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, PT Provident Agro Tbk (PALM) telah membeli kembali sebanyak 36,72 juta saham dengan harga…

Overburden Capai 55 Juta Ton - Samindo Klaim Produksi Lampaui Target

NERACA Jakarta -PT Samindo Resources Tbk (MYOH) telah merampungkan operasional overburden dan produksi tahun lalu dengan capaian melebihi target. Disebutkan,…

Bank Mandiri Targetkan Transaksi Digital Tumbuh 30%

      NERACA   Jakarta – SEVP Consumer and Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Jasmin menargetkan transaksi digital melalui…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…