Festival Budaya Erau 2014 - Jadikan Tenggarong Tujuan Wisata Budaya Dunia

Acara kebudayaan Indonesia merupakan salah satu acara yang menjadi tujuan wisata dunia, salah satunya ialah festival tertua dari Tenggarong di Kalimantan Timur. Pesta budaya ini merupakan warisan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan telah berlangsung sejak abad ke-13. Tahun festival tersebut akan berlangsung pada 15-22 Juni 2014, bertempat di Kota Raja, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.

Pesta Budaya Erau terus menjelma menjadi festival kolaborasi yang harmonis antara tradisi yang masih terjaga dengan baik dan atmosfir kekinian yang dinamis. Oleh karena itu, festival ini memiliki ciri khas dan daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain menyaksikan seni dan budaya tradisi Keraton Kutai kartanegara, pengunjung juga dapat melihat atau ikut serta dalam atraksi olah raga dan aneka lomba tradisional yang menarik.

Sarana pameran pembangunan dan perdagangan aneka produk dan jasa juga disediakan dengan tatanan rapi. Bagi masyarakat dan kalangan muda juga difasilitasi dengan pentas musik, atraksi komunitas, dan aneka pertunjukan lainnya. Festival Budaya Erau 2014 seperti penyelenggaraan tahun sebelumnya akan menyajikan ragam seni dan budaya dari seluruh wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dan bahkan melibatkan kesenian dari mancanegara.

Tahun ini Pesta Budaya Erau akan mengikutsertakan tim kesenian dari 11 negara untuk berperan serta di dalamnya. Negara yang akan datang dengan tim keseniannya adalah: Belkita, Italia, Hungaria, Latvia, Rusia, Kroasia, Filipina, Korea Selatan, Kolumbia, Mesir, dan Bangladesh. 11 negara tersebut merupakan anggota International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Art (CIOFF). Total yang akan hadir perwakilan dari negara asing berjumlah 259 orang.

Partisipasi tim kesenian dari negara anggota CIOFF pada pesta budaya Erau di Tenggarong tahun ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya pada 2013, tim atraksi kesenian dari delapan negara anggota CIOFF turut memeriahkan Pesta Budaya Erau, yaitu: Perancis, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Mesir, Yunani, Belgia, dan Republik Ceko. Berpartisipasinya negara-negara anggota CIOFF dalam Pesta Budaya Erau merupakan pertukaran seni pertunjukan antarnegara.

Selain itu, sebagai upaya memperkenalkan Tenggarong (Kutai Kertanegara) dan budaya Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke dunia internasional. Bukan tidak mungkin pula ke depan Kutai Kartanegara dan Tenggarong menjadi salah satu pusat kegiatan seni budaya nasional.Erau sendiri berasal dari bahasa Kutai, yaitu kata ‘eroh’ yang bermaknaramai,riuh, atausuasana kegembiraan.

Perayaan Erau memang menghadirkan banyak orang dengan berbagai pertunjukan yang ditampilkan. Perayaan ini awalnya terkait upacaraTijak TanahdanMandi ke Tepiandari Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Batara Agung Dewa Sakti saat berusia 5 tahun. Berikutnya upacara Erau dilaksanakan setelah Aji Batara dewasa dan diangkat menjadi Raja Kutai Kartanegara yang pertama (1300-1325). Sejak saat itu,

Pesta Budaya Erau selalu diadakan setiap kali penobatan raja-raja Kutai Kartanegara. Pada perkembangannya kini Erau juga diselenggarakan dalam rangka pemberian gelar dari raja kepada tokoh atau pemuka masyarakat yang dianggap berjasa terhadap Kerajaan. Untuk menuju Kutai Kita dapat mengarahkan penerbangan melalui Balikpapan dengan Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, dan Lion Air.

Dari sana Kita bisa memanfaatkan kendaraan umum menuju Kutai Kertanegara dengan tarif Rp120.000,-. Pilihan lain dapat menyewa kendaraan dari bkitara Rp500.000,-. Selama di Kutai selain memanfaatkan mobil sewaan, Kita juga dapat berkeliling menggunakan angkutan sungai berupaketintingatau perahu motor.

BERITA TERKAIT

Gua Batu Cermin, Wisata ke Perut Bumi di Labuan Bajo

Saat memutuskan untuk pergi berwisata ke Labuan Bajo, NTT, sebagian besar pasti sudah membayangkan tentang keindahan pantai, keindahan bawah laut…

Ragam Atraksi Wisata di Pantai Bido

Menghabiskan waktu di pantai sembari menikmati suara debur ombak, desir angin, dan limpahan sinar mentari yang tidak ada habisnya adalah…

Atraksi Wisata Digelar Pulihkan Pariwisata Sulteng

Staf Ahli Menteri (SAM) Bidang Multikultural, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reko Astuti bersama Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola meluncurkan…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Gua Batu Cermin, Wisata ke Perut Bumi di Labuan Bajo

Saat memutuskan untuk pergi berwisata ke Labuan Bajo, NTT, sebagian besar pasti sudah membayangkan tentang keindahan pantai, keindahan bawah laut…

Ragam Atraksi Wisata di Pantai Bido

Menghabiskan waktu di pantai sembari menikmati suara debur ombak, desir angin, dan limpahan sinar mentari yang tidak ada habisnya adalah…

Jumlah Wisatawan yang Menginap di Banten Mulai Meningkat

Bencana tsunami yang melanda Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, akhir Desember 2018 menyebabkan banyak sektor, termasuk pariwisata, harus…