PNM Ungkap 4 Metode Kembangkan UMKM

NERACA

Jambi - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM kembali dengan menggelar pelatihan dan pembinaan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, yang mayoritas merupakan nasabah ULaMM di wilayah Jambi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PNM cabang Jambi tersebut mengangkat tema “Tekan tombol ON untuk sukseskan Bisnismu”. Tema tersebut dipilih berkaitan dengan upaya mendeteksi perkembangan bisnis melalui 4 metode : visi-ON, acti-ON, passi-ON, dan collaborati-ON. Diharapkan seluruh nasabah ULaMM memperoleh inspirasi dan motivasi untuk melakukan pengembangan dari usaha yang dilakukannya.

Pelatihan kali ini menghadirkan Yusuf Effendi, seorang motivator ternama, untuk memberikan motivasi terkait dunia bisnis. Yusuf Effendi akan memberikan pengarahan sekaligus motivasi kepada peserta pelatihan yang berjumlah lebih dari 200 pelaku UMKM nasabah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) PNM di Lesehan Kondang Asri, Kabupaten Bangko-Jambi, Sabtu (14/6) pekan lalu.

Executive Vice President PNM, Arief Mulyadi menuturkan pelaku UMKM kembali membuktikan ketangguhannya dalam menghadapi gejolak ekonomi yang terjadi sepanjang 2013. Sektor UMKM tetap memberikan kontribusi positif di tengah perlambatan ekonomi nasional dan global.

“Realisasi dari tujuan pendirian dan fungsi sebagai agent of development, PNM melalui Program PKU semakin aktif membangun jaringan UMKM melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan usaha seperti yang berlangsung saat ini di Jambi,” ujarnya.

Pelatihan nasabah kali ini merupakan kegiatan PKU yang kedua dilangsungkan di Jambi sejak awal 2014. Tercatat sepanjang 2013, PNM melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan UMKM sebanyak 208 kali di seluruh wilayah operasional PNM di Indonesia. Sedikitnya 9.662 pelaku usaha yang memanfaatkan Program PKU atau meningkat 258% dalam setahun terakhir.

“Sesuai dengan mission statement pendiriannya sebagai BUMN, PNM akan selalu mengkombinasikan antara pembiayaan dan jasa manajemen untuk pengembangan UMKM dan Koperasi yang juga merupakan keunikan PNM dibanding lembaga keuangan lainnya,” tutur Arief.

Penyaluran kredit ULaMM di wilayah Jambi dan sekitarnya sampai dengan Mei 2014 mencapai Rp76,7 miliar, dengan total penerima manfaat sebanyak 2.551 pelaku UMKM.

Pemimpin PNM Cabang Jambi, Wire Ariyayudanto menjelaskan sektor UMKM di wilayah Jambi mengalami pertumbuhan yang cukup pesat dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi lokal. Dampak dari aktivitas UMKM juga berkontribusi positif terhadap pembiayaan ULaMM, yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagai informasi, PNM Cabang Jambi membagi kendali operasional dari 12 unit ULaMM ke dalam dua (2) klaster, yakni klaster Jambi I dan Klaster Jambi II.

PNM saat ini memiliki 706 jaringan layanan, termasuk 578 kantor ULaMM, yang menjangkau 2.799 Kecamatan di seluruh Indonesia. [mohar]

Related posts