Sarana Menara Bakal Right Issue

Rapat Umum Pemegang Saham(RUPS) PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) memutuskan untuk melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias right issue,”Aksi perseroan tersebut dilakukan dengan cara mengeluarkan saham baru, sejumlah 1.020.292.500 saham," ungkap Direktur Utama TOWR Adam Gifari di Jakarta, kemarin.

Saham itu dibanderol dengan harga sekurang-kurangnya Rp3.792 per lembar sahamnya. "Saham tersebut apabila dikeluarkan akan digunakan untuk kebutuhan ekspansi usaha perseroan," paparnya.

Dia menjelaskan, TOWR merasa masih membutuhkan lebih banyak ruang menara untuk disewa. Karena, pihaknya masih melihat potensi dari pasar telepon selular yang berkembang pesat karena bertambah pentingnya layanan data nirkabel bagi perusahaan telekomunikasi. "Secara strategis, perseroan akan melanjutkan fokus pada keunggulan operasional dan perkuatan hubungan jangka panjang dengan perusahaan-perusahaan telekomunikasi nirkabel di Indonesia," tukasnya.

Asal tahu saja, perseroan tahun ini berencana membangun 1.500-2.000 menara baru dengan pendaaan dari belanja modal. Kata Adam Gifari, belanja modal (capex) yang akan sediakan pada tahun ini sebanyak Rp1,5-Rp2 triliun. Adapun seluruh dana belanja modal tersebut akan berasal dari kas internal perusahaan."Dananya dari kas internal kami dan kami belum akan pinjam ke bank,”tuturnya.

Dia menambahkan, dengan penambahan menara sebanyak 1.500 hingga 2.000, dibutuhkan sekira Rp1 miliar untuk satu menara baru. Dengan adanya tambahan menara itu, Adam memperkirakan revenue dan EBITDA Perseroan tahun 2014 ini bakal tumbuh 17% hingga 21%dibanding tahun sebelumnya. Artinya, pendapatan (revenue) TOWR bakal dikisaran Rp ,75-Rp 3,87 triliun, sedangkan EBITDA akan mencapai Rp 3,1 triliun hingga Rp 3,2 triliun. (bani)

Related posts