Kementerian PU Rekrut Konsultan Asing - Tol Cisumdawu

NERACA

Bogor - Kementerian Pekerjaan Umum akan merekrut konsultan asing untuk memberikan masukan terkait rancangan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). "Teknologinya, memang kami ingin me-review desain yang dibuat. Untuk itu kami mengundang (tenaga) ahli dari Korea, Jepang dan China untuk memberikan masukan," kata Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto, di Bogor, Jawa Barat, pekan lalu.

Dia mengaku mendatangkan konsultan asing tersebut karena proyek jalan tol itu, meliputi terowongan yang akan diperkirakan akan menjadi terowongan terbesar dan termegah di Indonesia. "Kami tidak hanya mengajak konsultan tapi juga kontraktor berpengalaman, kami ajak berdiskusi," tambahnya.

Djoko berharap dengan dibangunnya terowongan yang mengelilingi Cadas Pangeran itu bisa mempermulus perjalanan, jadi tidak ada gradasi turun dan menanjak. Terkait panjang terowongan sekitar 500 meter, dia mengatakan masih dalam penghitungan dan masih tentatif. Djoko menambahkan tol dengan terowongan yang memakan biaya sekitar Rp3 triliun itu akan segera dilakukan lelang pasca Lebaran. "Desainnya akan selesai. Segera setelah Lebaran akan kita lelang. (Kontraktor) sudah ke lapangan,” jelas dia.

Tol Cisumdawu diperkirakan akan memiliki panjang 60,1 kilometer dan memakan waktu untuk pembangunannya sekitar dua tahun. Tol yang akan dibangung dengan diameter 30 meter dan lebar jalan 14 meter itu ditargetkan selesai pada 2016 dan akan menjadi penunjang Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Jawa Barat.

Ada enam segmen dalam pembangunanya, di antaranya Seksi I Cileunyi-Tanjungsari 9,8 kilometer, Tanjungsari-Sumedang 17,5 kilometer, Sumedang-Cimalaka 3,73 kilometer, Cimalaka-Legok 6,96 kilometer dan Ujungjaya-Kertajati empat kilometer. [ardi]

Related posts