XL Bidik Pendapatan Tumbuh 10%

PT XL Axiata Tbk (EXCL) selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri mengincar pertumbuhan pendapatan sebesar 10% dibandingkan bulan biasanya didukung lonjakan trafik semua layanan. Presiden Direktur EXCL Hasnul Suhaimi mengatakan, konsilidasi pendapatan setelah mengakuisisi PT Axis Telekom Indonesia (Axis) baru bisa dirasakan pada kuartal II/2014.

Menurutnya, dengan penggabungan XL dan Axis, jumlah pelanggan perseroan sampai dengan saat ini mencapai 68 juta pelanggan. Dia meyakini, melalui penambahan pelanggan dari Axis akan menambah lonjakan trafik melalui layanan seluler, baik percakapan, SMS atau data dan internet,”Selama satu bulan Ramadhan potensi pendapatan bisa naik 10% dibanding bulan biasa," kata Hasnul di Jakarta, Kamis (12/6).

Untuk diketahui, emiten operator telekomunikasi seluler nomor dua terbesar di Indonesia ini memperoleh pendapatan sebesar Rp5,51 triliun sepanjang kuartal I/2014 atau naik 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan EXCL didorong dari kontribusi layanan data sebesar 26%, dan pertumbuhan trafik yang naik signifikan 176% dibandingkan tahun lalu."Sebelum memasuki bulan Ramadhan, kami memastikan menguji jaringan dan layanan. Jika tahun lalu hanya difokuskan pada wilayah jalur mudik Pantai Utara Jawa (Pantura), tahun ini kami kombinasikan ke wilayah selatan, misalnya Purwokerto,”ujarnya.

Sebagai informasi, pada kondisi libur Lebaran tahun lalu, layanan percakapan XL mencapai 580 juta menit atau turun 3,3%, layanan pesan singkat mencapai 540 juta SMS atau turun 28% dan layanan data mencapai 225 terabyte (TB) atau naik 21,6%.

Sedangkan trafik harian normal tahun ini untuk percakapan 510 juta menit, pesan singkat 700 juta SMS dan data 325 TB."Kami memprediksikan pada musim libur Lebaran layanan percakapan naik 5-10%, layanan pesan singkat naik 10-15%, dan layanan data naik 20-30%,”kata Hasnul. (bani)

BERITA TERKAIT

Targetkan Pendapatan Tumbuh 10% - SIDO Genjot Ekspor di Filipina dan Nigeria

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mulai pasarkan produk ke Nigeria, setelah…

Proyeksi Kemenperin - Berorientasi Ekspor, Industri Perhiasan Dibidik Tumbuh 5 Persen

NERACA Jakarta – Industri perhiasan merupakan salah satu sektor andalan dalam menopang peningkatan nilai ekspor nasional. Oleh karena itu, Kementerian…

CLAY Bidik Pendapatan Tumbuh 14,28%

NERACA Jakarta – Dibuka melesat tajam 126 point saham perdana PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) menjadi keyakinan manajemen bila…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…