Allianz Indonesia Dukung Literasi Keuangan

NERACA

Jakarta- Allianz Indonesia mendukung program pemerintah dalam literasi keuangan bagi masyarakat dengan memberikan pendidikan mengenai lembaga jasa keuangan di Indonesia, khususnya asuransi."Upaya edukasi kepada masyarakat (mengenai lembaga jasa keuangan) tidak mudah namun kami memiliki proyek untuk literasi keuangan," kata Head of Emerging Consumer Business Allianz Indonesia Yoga Prasetyo di Jakarta, Rabu (11/6).

Yoga mengatakan perusahaannya telah melakukan serangkaian pelatihan literasi keuangan untuk keluarga selama tahun 2013, terutama mengenai pentingnya asuransi dan akan berlanjut pada 2014.Selain itu, menurut dia, Allianz bersama Masyarakat Ekonomi Syariah dan Otoritas Jasa Keuangan menggelar seminar di lima kota yaitu Bandung, Palembang, Solo, Malang, dan Makassar untuk memperkenalkan asuransi syariah.

"Dalam seminar itu didalamnya untuk mensosialisasikan asuransi mikro syariah di kalangan lembaga keuangan syariah di Indonesia," ujarnya.Allianz menurut dia juga memberikan edukasi sukarela mengenai cara pengelolaan keuangan sederhana untuk membantu masyarakat mengatur keuangan lebih baik.

Hal itu menurut dia agar masyarakat mampu menjaga kualitas kredit sekaligus pengelolaan keuangan rumah tangga dan usaha kecil lebih baik."Edukasi mengenai pengelolaan keuangan sangat penting dilakukan sebagai tahap awal masyarakat sebelum mengenal lebih jauh mengenai manfaat asuransi secara umum," katanya.

Gandeng mitra

Yoga menjelaskan perlindungan asuransi dan pengetahuan pengelolaan keuangan merupakan perpaduan yang baik untuk membantu segmen masyarakat berkembang dalam upaya melepaskan diri dari jerat kemiskinan. Selain itu, asuransi mikro Allianz Indonesia menggandeng 91 mitra agar mencapai masyarakat menengah ke bawah dengan membuat produk yang diminati pasar.

"Kami memiliki 91 mitra yang memiliki bisnis pinjaman mikro yakni Bank Perkreditan Rakyat, koperasi, Baitul Mal Wa Tamwil (BMT), bank swasta nasional mikro, dan modal ventura," terang Yoga.Dia menjelaskan bank nasional mikro dan dua modal ventura yang menjadi mitra Allianz Indonesia menyumbangkan 80% bagi jumlah nasabah dan premi dari perusahaan tersebut. Namun Yoga mengatakan sifat dari kedua lembaga keuangan mikro tersebut tidak ekslusif dalam menjalankan bisnisnya.

"Persebarannya terbesar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Medan, Jambi, dan Papua," ujarnya.Yoga mengatakan Allianz Indonesia ada rencana untuk menambah jumlah mitra Lembaga Keuangan Mikro Tahun 2014 namun sifatnya selektif. Namun menurut dia, perusahaannya fokus pada kerja sama dengan mitra yang sudah ada untuk mengembangkan bisnis sehingga lebih berkembang.

"(Indonesia Timur) memang belum ada rencana. Produk mikro kami secara konsep bersinergi dengan mitra," tambah Yoga.Dia menjelaskan melalui mitranya tersebut, Alliaz Indonesia menawarkan produknya seperti asuransi kecelakaan, rawat inap, dan kebakaran rumah. Menurut dia, harga premi yang ditawarkan antara Rp15.000 hingga Rp300.000 pertahun, yang merupakan asuransi mikro modifikasi dengan bisnis LKM yang ada.

"Kisaran penangguhan misalnya premi Rp15.000 untuk santunan kebakaran rumah dengan memberikan Rp2,5 juta untuk relokasi. Untuk premi Rp300.000 asuransi rawat inap, penggantian rawat inap Rp250 ribu perhari," katanya.Yoga menegaskan perusahaannya tidak spesifik menawarkan produknya kepada masyarakat secara langsung namun melalui mitra. Hal itu menurut dia disesuaikan dengan masing-masing bisnis yang dijalankan mitra Allianz, misalnya nasabah yang memiliki usaha skala mikro namun tidak tetap. [ardi]

Related posts