Program Pemerintah Australia Datangkan Pelajar Indonesia - New Colombo Plan

Pemerintah Australia menggulirkan program New Colombo Plan yaitu kesempatan bagi mahasiswa S1 mereka belajar di sejumlah negara tetangga.Program tersebut akan memberi manfaat semakin eratnya hubungan Australia dan Indonesia.

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengatakan, Colombo Plan awalnya adalah suatu program pada dasawarsa 1950-an dan 1960-an. Ketika itu, para pemuda dari negara-negara yang berdekatan dengan Australia didatangkan untuk belajar ke Negeri Kangguru itu. Selama 30 tahun ada sekitar 40 ribu pemuda asing yang belajar di perguruan tinggi Australia lewat Colombo Plan.

"Sekarang kebalikannya, New Colombo Plan adalah mengirim warga Australia belajar ke negara-negara tersebut," kata dia

Pada tahun ini dia perkirakan akan ada 1.300 mahasiswa Australia yang dikirim pemerintah mereka untuk belajar di Singapura, Indonesia, Jepang, Hong Kong. Program tersebut terdiri dari kursus pendek, mobile course (1-2 semester) maupun scholarship.

"Sebanyak 40% peserta ternyata memilih Indonesia. Mereka tinggal, belajar, bekerja di Indonesia. Selanjutnya mereka akan pulang ke Australia dan memiliki ide serta perspektif baru mengenai Indonesia. Kami senang karena proyek percontohan New Colombo Plan di Indonesia sukses. Menlu Marty Natalegawa bahkan menawarkan para mahasiswa S1 untuk magang di Kementerian Luar Negeri Indonesia Tahun depan akan kami kembangkan program tersebut ke China, India, Malaysia, dan lain-lain," kata dia

BERITA TERKAIT

Pemerintah Perkuat Promosi Batik dan Kain Tenun

NERACA Jakarta – Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengungkapkan, pada Pameran Adiwastra Nusantara tahun…

Niaga Komoditas - Indonesia Berpotensi Membawa Kebijakan Sawit Uni Eropa ke WTO

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa pihaknya berpotensi untuk membawa kebijakan diskriminatif terhadap minyak kelapa sawit yang dikeluarkan oleh…

Data Eksplorasi Migas Indonesia Masih Lemah

  NERACA   Jakarta - Anggota legislatif Komisi VII DPR Tjatur Sapto Edy menilai bahwa sistem data eksplorasi minyak dan…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

UN Dihapus, Berbahayakah?

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai upaya penghapusan ujian nasional dalam sistem pendidikan Indonesia akan menjadi berbahaya karena tidak…

Perpustakaan dengan Koleksi Katalog Terbanyak Di Dunia

      Perpustakaan adalah sumber berbagai macam informasi mulai dari ilmu pengetahuan, teknologi, sejarah dan masih banyak lagi. Perpustakaan…

Kapan Anak Perlu Ikut Bimbel?

  Menghadapi anak dengan banyak tugas sekolah, tak jarang membuat orangtua menjadi bingung. Bingung bagaimana menjelaskan pelajaran anak yang berbeda…