DILAKSANAKAN SETIAP JUMAT PAGI Disnakan Kab Bogor Menjual Daging Murah Layak Konsumsi

Jumat, 12/08/2011

NERACA

Bogor – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bo­gor meminta masyarakat waspadai peredaran daging murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1432 . Pasalnya disaat permintaan akan daging meningkat pasti akan ada oknum nakal yang mencari keuntungan.

Kepala Disnakan Kabupaten Bogor drh. Soetrisno lebih lanjut mengatakan, ini semua kami lakukan untuk mengantisipasi peredaran daging tidak layak konsumsi saat Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain terus memberikan peringatan, pihak Disnakan juga akan terus melakukan memonitoring peredaran daging di pasaran.

"Jangan pernah tergiur dengan harga yang murah, karena biasanya pedagang nakal yang menjual daging tidak layak konsumsi menawarkan harga murah untuk menarik konsumen," kata dia, Rabu,(10/8).

Menurutnya, daging tidak layak konsumsi memiliki ciri-ciri lembek, berair dan berwarna pucat sementara daging ayam tiren/berformalin memiliki ciri-ciri berwarna pucat dan tidak dihinggapi lalat.

"Hindari membeli daging ditempat yang penerangannya kurang, belilah daging yang segar dengan warna kemerahan, dan tidak berair,” tandas dia.

Selain memonitoring daging sapi, pihaknya juga akan memonitoring persediaan daging ayam dan telur. Agar stok yang ada dapat memenuhi kebutuhan masyarakat saat Idul Fitri mendatang.

"Selain daging sapi, daging ayam dan telur juga akan terus kami monitoring. Agar kebu­tuhan masyarakat terpenuhi saat Idul Fitri nanti," katanya seraya menambahkan, un­tuk menyediakan daging layak konsumsi dan murah, pihaknya juga menggelar bazar daging murah dihalaman kantor Disnakan setiap Jumat pagi.

"Setiap hari Jumat, kami meng­gelar bazar daging murah dihala­man Disnakan, dan nanti menje­lang lebaran, kami juga akan menjual paket daging murah dengan menggunakan mobil berkeliling di lingkungan Pemkab Bogor. Jadi bagi masyarakat yang membutuhkan daging bisa menghubungi atau mendatangi Disnakan Kab. Bogor," pungkas Soetrisno.