Saham Sekar Laut Dalam Pengawasan BEI

Lantaran terjadi peningkatan harga di luar kewajaran, saham PT Sekar Laut Tbk (SLKT) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Unusual Market Activity (UMA). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

BEI meminta konfirmasi kepada SKLT pada tanggal 2 Juni 2014. Sampai saat ini, BEI masih menantikan jawaban dari perseroan. Meski demikian, BEI mengungkapkan, sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham SKLT. Terkait dengan kegiatan Unusual Market Activity yang dilakukan SKLT, BEI memberikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh para investor.

BEI mengharapkan investor untuk memperhatikan jawaban dari SKLT atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja SKLT dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action SKLT apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Selain itu, BEI juga tengah mengawasi pergerakan harga saham PT Link Net Tbk (LINK) karena adanya peningkatan harga dan aktivitas transaksi saham di luar kebiasaan dibandingkan periode sebelumnya. Pihak BEI mempublikasikan informasi terakhir pada tanggal 5 Juni 2014. Terkait dengan kegiatan Unusual Market Activity yang dilakukan LINK, BEI memberikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh para investor.

Selain itu, BEI menjelaskan, pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Hingga perdagangan sesi pertama kemarin, saham LINK berada di level 4.970. Angka tersebut mengalami kenaikan 470 poin dibandingkan harga pembukaan di level 4.500. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemprov Sumsel-Pelindo Kerja Sama Bangun Pelabuhan Laut

Pemprov Sumsel-Pelindo Kerja Sama Bangun Pelabuhan Laut NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) bekerja sama dengan PT…

BEI Targetkan 7000 Investor Baru di Solo

NERACA Solo - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta, Jawa Tengah menargetkan sebanyak 7.000 investor baru hingga akhir 2019 baik…

Penjualan Mitsubishi Xpander Tembus 100.000 Unit Dalam 18 Bulan

Penjualan Mitsubishi Xpander telah menembus angka 100.000 unit dalam 18 bulan, sejak diluncurkan pada Agustus 2017 hingga awal Maret 2019.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan Kirana Megatara Turun 16,07%

Di tahun 2018, PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) mencatatkan penjualan bersih Rp 10,16 triliun atau terkoreksi 16,07%, dibandingkan tahun sebelumnya…

Operasi Tangkap Tangan KPK - KRAS Pastikan Tidak Pengaruhi Kinerja

NERACA Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memastikan, operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan…

ITMG Bagikan Dividen US$ 261,50 Juta

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) memutuskan untuk membagikan dividen final senilai…