Emirates Bidik Potensi TKI

Diprediksi 77 juta Penumpang 2015

Jumat, 12/08/2011

NERACA

Jakarta----Bisnis penerbangan memang memerlukan kesiapan infrastruktur dan manajemen keuangan. Karena itu guna membidik potensi penumpang Indonesia yang mencapai 77 juta orang pada 2015. Potensi inilah yang sedang diincar Emirates terkait TKI di Timur Tengah.

Country Manager Emirates untuk Indonesia Mohammed Al Nahari menegaskan, pihaknya telah berencana menerbangkan pesawat penumpang terbesar di dunia, Airbus A380, yang merupakan sebuah pesawat dua tingkat, dengan empat mesin yang mampu memuat 850 penumpang dalam konfigurasi satu kelas atau 555 penumpang dalam konfigurasi tiga kelas.

Lebih jauh Mohammed menambahkan Emirates telah operasikan pesawat superjumbo itu di Kuala Lumpur Malaysia. Indonesia adalah giliran selanjutnya. “Meski kami belum memiliki kepastian waktunya, tapi perkembangan baik pasar di Indonesia membuat kami optimis bisa secepatnya mengoperasikan A380 di masa mendatang,” ungkapnya.

Pertumbuhan penumpang Emirates di Indonesia memang fantastis. Menurut Emirates Sales Manager Ilonka Leiwakabessy, pertumbuhan Emirates di Indonesia mencapai 75-100% pertahun. Pertumbuhan angka penumpang ini, menurut Ilonka, tidak lepas dari banyaknya tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Timur Tengah yang naik pesawat Emirates. “Selain itu juga karena banyaknya ekspatriat dan pertumbuhan positif jumlah wisatawan Indonesia sendiri,” kata dia.

Saat ini, Emirates tengah fokus memperluas jaringan rute penerbangannya ke Eropa, dengan meluncurkan layanan penerbangan ke Jenewa pada 1 Juni, Kopenhagen pada 1 Agustus dan St. Petersburg pada 1 November mendatang. Dengan adanya layanan penerbangan ke Jenewa dan Kopenhagen, saat ini Emirates terbang ke 27 kota tujuan di Eropa dan 114 kota tujuan di seluruh dunia. Sedangkan St. Petersburg akan menjadi kota tujuan ke-28 di Eropa dan 115 di seluruh dunia.

“Layanan penerbangan baru ini diluncurkan karena adanya permintaan yang kuat dan tinggi, tidak hanya dari pelancong bisnis namun dari wisatawan liburan serta diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan Indonesia ke negara tersebut dan sebaliknya, yakni pelancong dari Swiss, Denmark dan Rusia untuk mengunjungi Indonesia,” ujarnya

Nahari menilai, Kopenhagen merupakan kota tujuan wisata favorit sehingga layanan penerbangan ini dapat memberikan pilihan penerbangan baru yang nyaman bagi para wisatawan Indonesia ke negara-negara Skandinavia. Rute tersebut sudah terbukti terkenal yang dindikasikan oleh jumlah penumpang dari Jakarta pada minggu pertama peluncuran layanan penerbangan.

Tristan Indrawan, SkyCargo Manager Emirates untuk Indonesia menambahkan, layanan penerbangan baru ini akan dapat memenuhi kebutuhan pasar, di mana para pemain kargo di Indonesia akan memiliki pilihan penerbangan dalam mengangkut muatan kargo ke Jenewa, Kopenhagen dan St. Petersburg dengan menggunakan layanan Emirates SkyCargo.

Menurut Tristan, para pemain ekspor-impor akan terbantu dengan peluncuran armada baru berbadan lebar dalam menyediakan layanan penerbangan ke St. Petersburg, 17 ton muatan kargo tersedia untuk mengangkut obat-obatan, komponen otomotif, barang-barang elektroniik dan bunga ke St. Petersburg dan komoditas kargo lainnya dari St. Petersburg termasuk komponen pembangkit tenaga listrik, komponen pesawat dan komponen kapal serta produk rokok. **Munib