Emirates Bidik Potensi TKI - Diprediksi 77 juta Penumpang 2015

NERACA

Jakarta----Bisnis penerbangan memang memerlukan kesiapan infrastruktur dan manajemen keuangan. Karena itu guna membidik potensi penumpang Indonesia yang mencapai 77 juta orang pada 2015. Potensi inilah yang sedang diincar Emirates terkait TKI di Timur Tengah.

Country Manager Emirates untuk Indonesia Mohammed Al Nahari menegaskan, pihaknya telah berencana menerbangkan pesawat penumpang terbesar di dunia, Airbus A380, yang merupakan sebuah pesawat dua tingkat, dengan empat mesin yang mampu memuat 850 penumpang dalam konfigurasi satu kelas atau 555 penumpang dalam konfigurasi tiga kelas.

Lebih jauh Mohammed menambahkan Emirates telah operasikan pesawat superjumbo itu di Kuala Lumpur Malaysia. Indonesia adalah giliran selanjutnya. “Meski kami belum memiliki kepastian waktunya, tapi perkembangan baik pasar di Indonesia membuat kami optimis bisa secepatnya mengoperasikan A380 di masa mendatang,” ungkapnya.

Pertumbuhan penumpang Emirates di Indonesia memang fantastis. Menurut Emirates Sales Manager Ilonka Leiwakabessy, pertumbuhan Emirates di Indonesia mencapai 75-100% pertahun. Pertumbuhan angka penumpang ini, menurut Ilonka, tidak lepas dari banyaknya tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Timur Tengah yang naik pesawat Emirates. “Selain itu juga karena banyaknya ekspatriat dan pertumbuhan positif jumlah wisatawan Indonesia sendiri,” kata dia.

Saat ini, Emirates tengah fokus memperluas jaringan rute penerbangannya ke Eropa, dengan meluncurkan layanan penerbangan ke Jenewa pada 1 Juni, Kopenhagen pada 1 Agustus dan St. Petersburg pada 1 November mendatang. Dengan adanya layanan penerbangan ke Jenewa dan Kopenhagen, saat ini Emirates terbang ke 27 kota tujuan di Eropa dan 114 kota tujuan di seluruh dunia. Sedangkan St. Petersburg akan menjadi kota tujuan ke-28 di Eropa dan 115 di seluruh dunia.

“Layanan penerbangan baru ini diluncurkan karena adanya permintaan yang kuat dan tinggi, tidak hanya dari pelancong bisnis namun dari wisatawan liburan serta diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan Indonesia ke negara tersebut dan sebaliknya, yakni pelancong dari Swiss, Denmark dan Rusia untuk mengunjungi Indonesia,” ujarnya

Nahari menilai, Kopenhagen merupakan kota tujuan wisata favorit sehingga layanan penerbangan ini dapat memberikan pilihan penerbangan baru yang nyaman bagi para wisatawan Indonesia ke negara-negara Skandinavia. Rute tersebut sudah terbukti terkenal yang dindikasikan oleh jumlah penumpang dari Jakarta pada minggu pertama peluncuran layanan penerbangan.

Tristan Indrawan, SkyCargo Manager Emirates untuk Indonesia menambahkan, layanan penerbangan baru ini akan dapat memenuhi kebutuhan pasar, di mana para pemain kargo di Indonesia akan memiliki pilihan penerbangan dalam mengangkut muatan kargo ke Jenewa, Kopenhagen dan St. Petersburg dengan menggunakan layanan Emirates SkyCargo.

Menurut Tristan, para pemain ekspor-impor akan terbantu dengan peluncuran armada baru berbadan lebar dalam menyediakan layanan penerbangan ke St. Petersburg, 17 ton muatan kargo tersedia untuk mengangkut obat-obatan, komponen otomotif, barang-barang elektroniik dan bunga ke St. Petersburg dan komoditas kargo lainnya dari St. Petersburg termasuk komponen pembangkit tenaga listrik, komponen pesawat dan komponen kapal serta produk rokok. **Munib

BERITA TERKAIT

Indonesia – Arab Saudi Sepakat Bikin Sistem Baru - Penyaluran TKI

  NERACA   Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia dan Kerajaan Saudi Arabia sepakat menyusun sistem baru bagi warga negara Indonesia…

Investor Jembo Tunaikan Kewajiban SCB - Bayar Senilai US$ 16 Juta

NERACA Jakarta – Perusahaan kabel, PT Jembo Cable Tbk (JECC) menyebutkan penyelesaian kontijensi antara perseroan dengan Standard Chartered Bank (SCB)…

Waskita Beton Bidik Laba Tumbuh 25% di 2018 - Kantungi Banyak Kontrak Baru

NERACA Jakarta –Lambat tapi pasti, performance kinerja keuangan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) cukup memuaskan. Tengok saja dari pencapaian…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pengaruh Pilkada 2018 ke Ekonomi

  NERACA   Jakarta - Lembaga riset Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyoroti pengaruh pemilu kepala daerah…

Negara Berkembang Paling Pesat Pertumbuhan Belanja Online

    NERACA   Jakarta - Survei terbaru Mastercard menyebutkan, pertumbuhan aktivitas belanja melalui gawai (smartphone) atau "mobile shopping" berkembang…

Blended Finance Dikaji untuk Biayai Infrastruktur

  NEACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah tengah mengkaji skema "blended finance" agar…