BTN Priority Hadir di Manado - Kelola Dana Nasabah Rp10 Triliun

NERACA

Manado - Untuk memperluas layanan sekaligus dalam rangka memperkuat dana pihak ketiga (DPK) ritel pada 2014, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membuka layanan BTN Priority bagi masyarakat menengah atas di wilayah Manado, Sulawesi Utara. ”Ini salah satu strategi untuk memperkuat posisi dana ritel Bank BTN,” ujar Mansyur S Nasution, Direktur BTN usai meresmikan kantor layanan prioritas Bank BTN Manado, Sulawesi Utara, Jum’at (6/6) pekan lalu.

Dia menambahkan, saat ini lebih dari Rp10 triliun dana nasabah kaya dikelola oleh BTN Priority. Jumlah nasabah kaya yang mendapat layanan lebih ada sekitar 7.500 nasabah. Perseroan akan terus meningkatkan jumlah dana dan nasabah prioritas ini. Layanan pada produk ini berdampak pada perolehan DPK yang dikelola BTN.

“Di tengah persaingan bank berebut dana masyarakat, Bank BTN masih menjadi pilihan masyarakat dalam menyimpan dananya. Ini adalah jawaban dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada Bank BTN,” jelasnya.

Sebagai informasi, dana pihak ketiga BTN per 31 Maret 2014 mencapai Rp102 triliun dengan pertumbuhannya mencapai 17,44% dibanding posisi yang sama tahun lalu. Pembukaan kantor layanan BTN Priority Manado ini merupakan kelanjutan dari rencana bisnis perseroan tahun 2014.

BTN Priority juga telah menjadi kepanjangan tangan Pemerintah dalam penjualan baik ORI, Sukuk maupun SBR. Sudah cukup banyak merchant yang bekerjasama dengan BTN Priority. Dengan kerja sama merchant-merchant tersebut diharapkan akan menambah kelengkapan fasilitas layanan lebih yang dapat diberikan kepada nasabah prioritas BTN.

Perkembangan bisnis di wilayah ini telah menjadi pertimbangan manajemen BTN untuk memberikan layanan lebih kepada para pelaku bisnis dan nasabah kaya di wilayah ini. Setelah 25 kantor layanan BTN Priority hadir untuk memberikan layanan lebih kepada masyarakat, kini BTN meningkatkan lagi layanan tersebut di Manado.

“Ini merupakan kantor layanan BTN Prioritas ke-26 yang sudah kami tingkatkan layanannya. Semoga dengan hadirnya kantor layanan prioritas BTN Manado ini dapat memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi pada wilayah Manado, tambah Mansyur.

Sejak pertama kali beroperasi akhir 2010, saat ini kantor layanan BTN Priority telah hadir di beberapa kota seperti Jakarta Harmoni, Kuningan, Kelapa Gading, Melawai, Cawang, Bekasi, Kebon Jeruk, Depok, Tangerang, Bogor, Surabaya, Semarang, Malang, Bandung, Solo, Yogyakarta, Pekanbaru, Batam, Palembang, Padang, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Makassar dan Denpasar.

Dalam waktu dekat ini akan diluncurkan produk bancassurance dan reksa dana kerja sama dengan perusahaan asuransi besar di Indonesia. ”Semangatnya adalah bagaimana kami dapat memberikan pelayanan lebih dari apa yang seharusnya didapat oleh para nasabah prioritas BTN. Itulah pelayanan lebih yang dapat kami berikan dan nasabah dengan dana lebih mendapatkan layanan yang berbeda dari bank lainnya,” tegas Mansyur.

Sebelumnya, BTN bekerjasama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan PT Infomedia Nusantara, meluncurkan layanan contact center khusus nasabah BTN Prioritas dan layanan Interactive Voice Response (IVR). Program ini sebagai bentuk komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah pelayanan pada para nasabah.

Sebagai salah satu garda terdepan bersama dengan petugas frontliner, BTN menyadari layanan contact center perlu mendapatkan perhatian khusus. Sebab, sektor ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan citra dan kinerja perseroan secara keseluruhan.

Sementara, layanan IVR merupakan satu layanan contact center di mana setiap telepon yang masuk akan diterima, diproses, dan dijawab langsung oleh sistem IVR. Melalui teknologi ini, nasabah dan masyarakat akan lebih cepat dilayani dengan informasi terkait saldo dan produk Bank BTN baik tabungan maupun kredit, bahkan informasi angsuran KPR BTN yang dimiliki oleh nasabah.

Penggunaan IVR ini juga akan meningkatkan jumlah telepon masuk ke contact center sebesar 40%, di mana 50% jumlah telepon yang masuk ditangani oleh IVR. Cara ini diyakini akan meningkatkan kualitas layanan contact center Bank BTN.

Per 31 Maret 2014, BTN telah didukung oleh 843 kantor layanan (konvensional dan syariah) ditambah oleh 2.922 outlet Kantor Pos Online. Perseroan juga telah memiliki 1.806 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia dan lebih dari 40.000 ATM yang terkoneksi dengan jaringan ATM Link, Bersama dan Prima. Bank BTN juga telah dilengkapi dengan layanan prioritas di 26 kantor yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. [kam]

Related posts