Jasa Marga Kantungi Peringkat AA Pefindo

Perusahaan jalan tol PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mendapatkan perikangkat AA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dengan prospek stabil. Selain itu, sejumlah obligasi perusahaan juga mendapat peringkat serupa. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Obligasi tersebut, yakni Obligasi XII seri Q Tahun 2006, Obligasi XIII seri R Tahun 2007 dan Obligasi XIV seri JM-10 Tahun 2010 serta Obligasi Berkelanjutan I/2013 sebesar Rp5,95 triliun. Analis Pefindo Gifar Indra Sakti mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan posisi perusahaan yang domninan di industri jalan tol, pertumbuhan pendapatan jalan tol yang stabil, terutama didorong meningkatnya volume lalu lintas dan struktur tarif yang lebih baik,”Di samping itu, juga didukung kuatnnya indikator profitabilitas dan flaksibilitas keuangan yang kuat," kata dia.

Kendati demikian, peringkat kepada operator jalan tol pelat merah tersebut dibatasi struktur modal permodalan yang agresif dalam jangka pendek hingga menengah dan risiko bisnis terkait pembangunan jalan tol baru.

Pada saat yang sama, Pefindo juga menyematkan peringkat idA untuk Obligasi I Tahun 2011 seri A yang diterbitkan PT Agung Podomoro land (APLN) sebesar Rp325 miliar dan akan jatuh tempo pada 25 Agustus 2014.

Sementara analis Pefindo lainnya, Yogie Surya Perdana mengatakan, pemberian peringkat tersebut lantaran Pefindo menilai APLN mampu melunasi utangnya dengan menggunakan kas internal perusahaan. Adapun posisi kas dan setara kas perusahaan per akhir Maret 2014 sebesar Rp3 triliun,”APLN bagian dari Agung Podomoro Group adalah pengembang yang mejadi pemimpin di segmen mixed use dan atau high rise dengan proyek yang sebagian besar terletak di Jakarta," ujar dia.

APLN juga memiliki proyek di luar Jakarta, seperti di Karawang, Bogor dan Bandung. Selain itu, di luar Jawa, seperti di Bali, Batam, Balikpapan, Medan dan Makassar. (bani)

BERITA TERKAIT

Moody’s Pangkas Peringkat BHIT Jadi Caa1

Lembaga pemeringkat global Moody's dalam riset terbarunya menurunkan peringkat utang PT MNC Investama Tbk (BHIT) sebanyak satu level, dari B3 menjadi…

Kerjasama dengan PT Marga Mandalasakti, First Media Masuk ke Banten

    NERACA   Jakarta - PT Link Net Tbk (LINK) menjalin kerjasama dengan PT Marga Mandalasakti dalam penempatan infrastruktur…

Dunia Usaha - Regulator Cari Solusi Permanen Skema Tarif Jasa Penerbangan

  NERACA Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian sedang mencari solusi mengenai skema pentarifan di industri penerbangan.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng MRT Jakarta - Intiland Bidik Recurring Income Lahan Parkir

NERACA Jakarta – Memanfaatkan kawasan yang dekat dengan stasiun MRT Lebak Bulus, PT Intiland Development Tbk (DILD) menuai banyak berkah…

Kejar Pertumbuhan Penjualan 20% - Lorena Mengandalkan Bisnis Angkutan Udara

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan penjualan atau sales naik sebesar 15% - 20% sepanjang 2019,  PT Eka Sari Lorena Transport…

BEI Perbanyak Sekolah Pasar Modal di DIY

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal guna menjaga ketahanan pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan sosialisai…