Konsumen, Faktor Utama Pengembangan Bisnis

Pada hakeketnya, konsumen yang menghidupi perusahaan, karena konsumen membayar manfaat dari barang atau jasa yang ditawarkan karyawan sehingga perusahaan mampu membayar gaji untuk seluruh karyawannya. Ya, produsen harus mampu memahami dan memnuhi kebutuhan konsumennya. Sedang konsumen merasa puas dengan kinerja dan layanan yang diberikan karyawan sebuag perusahaan.

Oleh karena itu, memahami karakteristik konsumen merupakan hal yang sangat mendasar. Maka, pola pikir yang diterapkan perusahaan atau organisasi lainnya juga harus berkaca pada logika konsumen. Sehingga, segala keluhan konsumen dapat diatasai dengan baik. Kerana penanganan keluhan yang baik mampu mengubah seorang pelanggan yang tidak puas tentunya menjadi berbalik puas.

Nah, demi memenuhi tujuan ini sebuah perusahaan harus didukung dengan SDM yang profesional. Sementara SDM yang profesional ini dapat diperoleh melalui pendidikan serta pelatihan (diklat) yang berkesinambungan. Yakni dengan memberikan pembekalan keterampilan SDM melalui pendidikan serta pelatihan, yang merupakan bagian dari pembekalan keterampilan. Tuntutan profesional ini tidak hanya menyangkut masalah fisik saja, tetapi juga menyangkut keterampilan sikap, prilaku dan motivasi.

Ya, untuk menjadikan SDM profesional memang tidak cukup hanya dengan memiliki keterampilan dan penguasaan tugas saja. Tetapi juga, harus memiliki sikap dan prilaku yang mendukung serta motivasi yang tinggi dalam melaksanakan pekerjaan. Sementara itu, kunci keberhasilan pengembangan pembelajaran seprti ini memang sebuah tanggung jawab atasan demi mengembangkan bawahannya kearah pengembangaan kemampuan profesional.

Related posts