Grand Kartech Tambah Pabrik di Surabaya

PT Grand Kartech Tbk (KRAH) bakal menambah satu pabrik manufaktur lagi di daerah dengan luas sekitar satu hektar (ha) yang bertempat di Surabaya, Jawa Timur, “Penambahan pabrik di Surabaya saat ini masih di cari lahannya dan tempatnya di Sidoarjo dan diharapkan bisa di mulai tahun 2015. Nantinya luas pabrik sekitar 10.000 meter persegi sama dengan di Rawa Bali,”kata Direktur Keuangan dan Administrasi Grand KartechJohanes Budi Kartika di Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, perseroan berniat untuk membangun pabrik pada tahun ini. Namun karena beberapa pertimbangan seperti adanya pemilihan umum maka perseroan baru akan melaksanakannya pada tahun 2015 mendatang. Disebutkan, untuk pembangunan pabrik sendiri, perseroan menganggarkan dana investasi sebesar Rp 70 miliar hingga Rp 80 miliar.

Kata Johanes, pembangunan pabrik ini akan memakan waktu selama enam bulan."Pabrik ini akan selesai dalam waktu enam bulan karena biasanya itukan kita pakai dulu sebelum selesai seratus persen," lanjutnya.

Sebagai catatan, tahun ini perseroan berhasil memperoleh fasilitas pinjaman perbankan sebesar US$ 17 juta yang berasal dari beberapa perbankan nasional, yakni BCA, ANZ Bank, dan Bank Danamon. Dimana sekitar US$ 7 juta untuk kebutuhan capex dan sisanya untuk modal kerja tahun ini. Disebutkan, fasilitas pinjaman ini akan digunakan untuk membeli mesin senilai US$ 5 juta dan sisanya menambah pembangunan pabrik.

Sebagai catatan, pada November 2013, perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering atau IPO) dengan memperoleh dana sebesar Rp 45,01 miliar. Dan IPO ini dipergunakan untuk pembangunan pabrik Karawang II senilai Rp 23,25 miliar, pembelian mesin-mesin baru yang ditempatkan di Karawang II sebesar Rp 19,46 miliar, serta untuk menambah armada kendaraan senilai Rp 2,32 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Pabrik di Pati Dilalap Api - Garudafood Belum Taksir Nilai Kerugian

NERACA Jakarta – Musibah kebakaran yang terjadi di area gudang bahan kemasan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) di…

CIPS Sebut Distribusi Minol Lewat PLB Rentan Tambah Korban

NERACA Jakarta – Distribusi minuman beralkohol (minol) lewat Pusat Logistik Berikat (PLB) rentan menambah korban luka dan korban jiwa akibat…

TRANSFORMASI DIGITAL PABRIK PINTAR SCHNEIDER

Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (kedua dari kiri), bersama Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto (kedua dari kanan) mendengarkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Realisasi Kontrak Baru ADHI Capai 8,57%

NERACA Jakarta – Per Maret 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) merealisasikan kontrak baru senilai Rp3 triliun atau 8,57%…

Laba Bersih Sari Roti Tumbuh 123,23%

Di kuartal pertama tahun ini, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 64,85 miliar atau…

Multi Bintang Bagi Dividen Rp 1,23 Triliun

NERACA Jakarta – Meski perolehan laba sepanjang tahun 2018 kemarin tertekan, emiten minuman beralkohol PT Multi Bintang Indonesia Tbk tetap…