Emisi Obligasi Capai Rp 11,68 Triliun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi obligasi maupun sukuk yang diterbitkan sepanjang tahun ini mencapai Rp11,68 triliun. Dimana nilai emisi obligasi tersebut disumbang 16 emisi dari 16 emiten. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (4/6).

Disebutkan, total nilai penerbitan obligasi tersebut bertambah dengan dicatatkannya Obligasi Berkelanjutan I Mandala Multifinance Tahap II Tahun 2014, yang diterbitkan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN). Obligasi dengan nilai emisi mencapai Rp211 miliar tersebut terdiri atas dua seri, yakni seri A senilai Rp147 miliar dengan tenor 370 hari dan seri B sebesar Rp64 miliar dengan jangka waktu selama 3 tahun.

Sebelumnya juga telah dicatatkan Obligasi Subordinasi I Bank UOB Indonesia Tahun 2014 senilai Rp1 triliun oleh PT Bank UOB Indonesia. Obligasi ini memilliki jangka waktu selama 7 tahun. Dengan pencatatan ini, maka total emisi obligasi maupun sukuk yang tercatat di BEI sebanyak 252 emisi dari 106 emiten, dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp212,32 triliun dan US$ 100 juta, yang diterbitkan oleh 107 emiten.

Sementara Surat Berharga Negara (SBN) tercatat mencapai 92 seri sebesar Rp1.111,21 triliun dan US$ 540 juta serta lima Efek Beragun Asset (EBA) senilai Rp2,14 triliun. Kata Sekretaris Umum Forum Komunikasi Certified Securities Analyst (CSA) Reza Priyambada menuturkan, laju pasar obligasi lebih baik dibanding pasar saham. Namun, pelaku pasar akan cenderung bersikap hati-hati dan menahan diri sambil menanti perkembangan data-data ekonomi dan mungkin saja mencermati sentimen politik. (bani)

BERITA TERKAIT

Laporan Pemberantasan Korupsi Kaltim Capai 80 Persen

Laporan Pemberantasan Korupsi Kaltim Capai 80 Persen NERACA Samarinda - Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (Korsupgah KPK)…

Bank Mandiri Catatkan Perolehan Laba Rp 13,5 Triliun

  NERACA   Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan perolehan laba konsolidasi tumbuh 11,1% mencapai Rp13,5 triliun, kualitas kredit…

Survei BI : Pertumbuhan Kredit Baru Capai 78,3%

    NERACA   Jakarta - Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) menunjukkan pertumbuhan triwulanan kredit baru meningkat pada triwulan II-2019…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berikan Pendampingan Analis Investasi - CSA Research Gandeng Kerjasama Modalsaham

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan investor pasar modal, khususnya generasi milenial dan juga mendukung inovasi sektor keuangan digital, Certified Security…

Sentimen BI Rate Jadi Katalis Positif Sektor Properti

NERACA Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate  sebesar 0,25% menjadi 5,75% mendapatkan…

Siapkan Dana Investasi US$ 100 Juta - Saratoga Bangun Rumah Sakit di Bekasi

NERACA Jakarta –Genjot pertumbuhan portofolio investasi, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terus mengembangkan investasinya. Salah satunya yang tengah dikembangkan…