Metland Sisakan Land Bank 700 Hektar

Emiten properti, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) masih memiliki lahan kosong (landbank) sebesar 700 hektar (ha), “Kami punya landbank sebesar 380 hektar secara gross 700 hektar itu ada di Cibitung, Cileungsi, dan Menteng,”kata Sekretaris Perusahaan Metland Olivia Surodjo di Jakarta, kemarin.

Dia mengungkapkan, harga tanah di lahan-lahan yang dimilikinya terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dimana rata-rata harga tanah itu naik 20% setiap tahun dan diperirakan tahun ini akan naik hingga 30% lahan di Cileungsi.

Sementara itu, untuk wilayah Menteng, Jakarta, harga tanah sudah mencapai Rp 8 juta/meter persegi, untuk Cibitung Rp 1,6 juta hingga Rp 1,7 juta per/persegi. Berbeda dengan tanah di wilayah Cileungsi yang berada di posisi tahap 4 yang dekat dengan Transyogi dan mal harganya Rp 2,6 juta hingga Rp 2,9 juta/meter. Sedangkan, yang biasa Rp 1,5 juta hingga Rp 1,7 juta/meter persegi."Rata-rata kenaikan harga tanah 20% per tahun. Tahun ini ada juga yang akan naik 30% di daerah tertentu,”ujarnya.

Tahun ini, perseroan memproyeksikan penjualan sebanyak Rp1,5 triliun. Disebutkan, proyeksi pendapatan tersebut kontribusi terbesar berasal dari Mall. Sementara realisasi penjualan hingga Maret 2014 sebanyak Rp255,77 miliar. Kontribusinya penjualan properti sebesar Rp177,49 miliar dan pendapatan berkelanjutan sebanyak Rp78,28 miliar. Tahun lalu, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp854,97 miliar pada 2013. Dimana pendapatan tersebut naik 25,97% dari posisi tahun 2012 yang hanya sebesar Rp678,73 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9%

      NERACA   Jakarta – Sepanjang 2018, Bank DKI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 27,95 dari semula sebesar Rp27,1…

Bank Daerah dan Swasta Didorong Ikut Danai Proyek Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT)…

OJK Evaluasi Pengangkatan Dirut Bank Sumut

    NERACA   Medan - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumbagut Yusup Ansori menegaskan, OJK sedang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…