Metland Kantungi Pinjaman Rp 528 Miliar

PT Metropolitan Land Tbk (Metland) memiliki utang pada tahun 2013 sebanyak Rp528 miliar. Menurut Direktur Metland, Freddy Soetanto utang tersebut akan bertambah pada tahun ini. "Dalam rapat umum pemegang saham tahun lalu untuk permohonan tambahan utang perseroan, utang bank Rp528 miliar," kata Freddy usai RUPST/LB di Jakarta, Senin (2/6).

Dia menjelaskan, nantinya pinjaman bank tersebut akan digunakan untuk pengembangan bisnis dan ditambah Rp165 miliar untuk west city dan dinilai jumlahnya sudah memenuhi setengah equity. Freddy mengatakan perseroan masih bisa menarik loan kembali. Sebab flafon loan masih sisa yang itu perseroan bisa memanfaatkan sisa loan tersebut."Lebih dari Rp800 miliar plafon dari Bank Mandiri. Pinjaman plafon belum ditarik sekitar Rp230 miliar,”ujarnya.

Perseroan, lanjut Freddy, akan menjajaki bank lain untuk mendapatkan loan. Pada loan ke bank BUMN tersebut, Freddy menyatakan telah menjaminkan aset perseroan. "Aset yang dijaminkan seperti Metropolital Mall dan Grand Metropolitan, dan Metropolitan Mal Cileungsi," ucapnya.

Untuk 2015, Freddy mengaku akan mencari utang lagi. "Namun itu atas persetujuan RUPST pada tahun depan ya," jelasnya. Sebagai informasi, perseroan kian ekspansi di segmen hotel di Bali. Perseroan menambah jumlah hotel untuk menyasar wisatawan pulau Dewata tersebut.

Perseroan sudah memiliki lahan untuk mendukung rencana tersebut. Rencananya akan mendirikan hotel dengan merek perseroan, Metland Hotel. Ekspensi perseroan juga dilakukan dengan mengoperasikan Hotel Horison di Seminyak Bali. Langkah awal tahun ini, semua hotel dalam jaringan perseroan akan berubah nama menjadi Metlan Grand Hotelm Metland Premium Hotel. (bani)

Related posts