BNI Promosi Jasa Perbankan - London, Inggris

NERACA

Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mempromosikan jasa perbankan yang dimiliki bank BUMN itu dalam promosi budaya dan wisata Indonesia di London, Inggris, bernama Hello Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

General Manager BNI London Nungky Indraty T. Kusuma dalam keterangan tertulis BNI yang diterima di Jakarta, Senin (2/6), mendukung upaya Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mempromosikan Indonesia di luar negeri karena sejalan dengan tujuan BNI yaitu "Bridging Indonesia to The World".

Menurut dia, promosi Indonesia itu merupakan peluang bagi BNI London untuk menawarkan jasa perbankan BNI di London dan menjembatani kegiatan bisnis yang akan masuk ke Indonesia.

Selain itu, kata dia, juga memperkenalkan produk kerajinan Mitra Binaan BNI di acara internasional sehingga masyarakat London khususnya dan Eropa dapat mengenal Indonesia dari dekat.

Menurut Nungky, acara Hello Indonesia pada 31 Mei 2014 juga dapat dimanfaatkan sebagai media komunikasi kepada masyarakat bahwa BNI merupakan bank yang peduli terhadap pengembangan ekonomi kreatif, khususnya yang diproduksi oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Adapun mitra binaan yang ditampilkan oleh BNI dalam pagelaran Hello Indonesia ini, antara lain mitra binaan yang memproduksi aksesoris fesyen, produk kecantikan, aromatheraphy, serta kerajinan kipas hias yang produknya telah dipasarkan hingga mancanegara selama ini.

BNI bersama sejumlah perusahaan dari Indonesia diundang untuk turut berpartisipasi dalam acara Hello Indonesia, perhelatan promosi budaya dan wisata Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Inggris Raya dan Irlandia di London pada 31 Mei 2014.

Acara promosi yang menampilkan tari-tarian, permainan musik tradisional serta pameran produk kerajinan dan tekstil berbagai daerah di Indonesia ini dilaksanakan di salah satu lokasi wisata London, yaitu Trafalgar Square, untuk mendekatkan beragam budaya dan destinasi wisata di Indonesia kepada masyarakat Inggris.

Trafalgar Square merupakan alun-alun terbesar sekaligus salah satu ikon wisata Kota London, selain Buckingham Palace, Big Ben, Tower of London dan Pusat Pemerintahan Inggris di Downing Street. Hello Indonesia diselenggarakan pada tanggal 31 Mei 2014 bertepatan dengan liburan musim panas di Eropa dimana jumlah wisatawan yang mengunjungi Trafalgar Square dapat meningkat tiga kali lipat dari musim panas biasanya.

Acara ini didukung penuh oleh Walikota London sebagai bagian dari dukungan Ibu Kota Inggris ini sebagai tuan rumah terhadap kegiatan-kegiatan budaya.

Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Esthy Reko Astuty mengatakan bahwa tujuan penyelenggaraan acara itu adalah turut menggiatkan Promosi Indonesia melalui Pameran Kekayaan Warisan Budaya Indonesia.

Adanya kegiatan tersebut, kata dia, lebih mengenalkan dan meningkatkan "awareness" Indonesia sebagai tujuan wisata yang di perhitungkan.

Di samping itu, mendukung program Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif dalam mempromosikan 16 destinasi wisata Indonesia, Promosi Kuliner Indonesia, promosi langsung kepada masyarakat London dan wisatawan Eropa.

"Inggris merupakan pasar yang penting bagi Indonesia. Oleh karena itu, kami mengajak warga Inggris dari semua umur untuk bergabung di dalam festival budaya ini tanpa dipungut bayaran, dan belajar tentang Indonesia, mustika yang sangat kaya budaya di Asia Tenggara," tukas Esthy. [ardi]

BERITA TERKAIT

Dunia Usaha - Regulator Cari Solusi Permanen Skema Tarif Jasa Penerbangan

  NERACA Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian sedang mencari solusi mengenai skema pentarifan di industri penerbangan.…

Masih Kalah Pamor dari Perbankan - Pendalaman di Pasar Modal Perlu di Optimalkan

NERACA Jakarta – Geliatnya pertumbuhan industri pasar modal baik dari segi nilai transaksi, produk investasi hingga pertumbuhan jumlah emiten belum…

Bisnis Jasa Konstruksi Sepi - Pendapatan Adhi Karya Turun 10,69%

NERACA Jakarta – Semester pertama 2019, PT Adhi Karya Tbk (ADHI)  mencatat penurunan pendapatan 10,69% menjadi Rp 5,43 triliun dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Menkeu Ingin Porsi Asing di SBN Turun

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menginginkan basis investor domestik dalam kepemilikan Surat Berharga…

Tiga Bank Lokal Minta Izin Kerjasama dengan WeChat dan Alipay

  NERACA Jakarta -  Bank Indonesia (BI) menyebutkan setidaknya ada tiga bank domestik yang sudah mengajukan izin kerja sama dengan…

Bank Global Mulai Pangkas Jumlah Karyawan

  NERACA Jakarta – Berkembangnya era teknologi informasi turut memberikan perubahan di seluruh lini sektor, tak terkecuali di industri perbankan.…